
Hossein Omidian, Alborz Omidian
Abstrak
Psilocybin, senyawa psychedelic yang tersedia di alam, memperoleh perhatian ilmiah karena potensinya dalam mengobati gangguan neurologis dan psikiatrik. Tinjuan ilmiah ini meninjau penelitian terkini mengenai profil farmakokinetik, farmakodinamik, efikasi klinis, dan keamanan psilocybin. Bukti ilmiah yang muncul mendukung efikasinya untuk kondisi seperti major depressive disorder (MDD; gangguan depresif berat), treatment-resistant depression (TRD; depresi yang resisten-obat), kecemasan, alcohol use disorder (AUD; gangguan konsumsi alkohol), sakit akibat kanker. Meskipun hasilnya yang menjanjikan, masih terdapat hambatan yang signifikan, seperti kendala metodologis, hambatan peraturan, dan keterbatasan keberagaman populasi dalam uji klinis. Perkembangan dalam produksi biosintetis dan integrasi psikoterapeutik yang teroptimalisasi diperlukan untuk menjamin perluasan dan akses. Penelitian lebih lanjut sebaiknya fokus pada keamanan jangka panjang, ketepatan dosis, dan mekanisme neurobiologis untuk menyempurnakan aplikasi terapeutiknya. Tinjauan ini memberikan landasan penting untuk memajukan integrasi klinis berbasis bukti ilmiah bagi psilocybin.
Tautan ke artikel lengkap: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/40283990/
Kalimat Kutipan: Omidian H, Omidian A. The Emergence of Psilocybin in Psychiatry and Neuroscience. Pharmaceuticals (Basel). 2025 Apr 9;18(4):555. doi: 10.3390/ph18040555. PMID: 40283990; PMCID: PMC12030455.

