| Sekilas pandang: Human papillomavirus atau HPV merupakan virus yang dapat mengakibatkan kanker di kemudian hari.Anda dapat melindungi anak Anda dari kanker tersebut dengan vaksin HPV.Hampir setiap orang yang tidak divaksinasi akan terinfeksi HPV pada satu waktu di hidupnya |
Apakah yang dimaksud dengan HPV?
Infeksi HPV sangat sering terjadi. Hampir setiap orang yang tidak divaksinasi akan terinfeksi HPV pada satu waktu di hidupnya.
- Lebih dari 42 juta orang Amerika akan terinfeksi dengan HPV yang diketahui dapat mennyebabkan penyakit.
- Sekitar 13 juta orang Amerika, termasuk remaja, terinfeksi setiap tahunnya.
Penularan HPV terjadi melalui kontak intim kulit-ke-kulit. Anda akan terinfeksi HPV jika melakukan hubungan seksual vagina, oral, atau anal dengan seseorang yang terinfeksi virus tersebut, meskipun jika orang tersebut tidak menunjukkan tanda dan gejalanya.
Jenis-jenis HPV
Jenis-jenis HPV seringkali dirujuk menggunakan istilah “non-onkogenik” (penyebab kutil) atau “onkogenik” (penyebab kanker). Jika jenis HPV tersebut berisiko menyebabkan kanker, maka jenis “onkogenik”.
Bagaimana cara HPV mempengaruhi tubuh Anda
Kebanyakan infeksi HPV (9 dari 10 infeksi) hilang dengan sendirinya dalam kurun waktu 2 tahun. Namun terkadang, infeksi HPV dapat berlangsung lebih lama dan jenis tertentu dapat menimbulkan kanker. Infeksi HPV dapat menyebabkan kanker pada:
- Serviks, vagina, dan vulva
- Penis
- Anus
- Bagian belakang tenggorokan (kanker orofaring), termasuk pangkal lidah dan amandel.
Setiap tahun di AS, HPV menyebabkan 36.000 kasus kanker pada pria dan wanita.
Pencegahan
Lindungi anak Anda dengan vaksinasi. CDC merekomendasikan 2 dosis vaksin HPV di usia 11 – 12 tahun. Vaksinasi HPV dapat mulai diberikan di usia 9 tahun.
- Anak-anak yang mendapatkan dosis pertama sebelum berusia 15 tahun hanya perlu 2 dosis.
- Remaja yang mendapatkan vaksinasi pada atau setelah ulang tahun ke-15 perlu 3 dosis.
Rangkaian vaksin HPV lebih efektif ketika diberikan sebelum seseorang terpapar dengan virus tersebut.
Tautan ke artikel asli: https://www.cdc.gov/hpv/about/index.html

