Apa Tanda-Tanda Overdosis Opioid?
• Hilang kesadaran
• Pupil mengecil
• Napas pendek atau lambat
• Muntah
• Tidak mampu bicara
• Detak jantung lemah
• Lengan dan kaki lemas
• Kulit pucat
• Bibir dan kuku menjadi keunguan
Apa itu Naloxone?
Naloxone merupakan obat yang secara cepat membalikkan overdosis opioid. Obat ini termasuk golongan antagonis opioid. Artinya, Nalokson menempel pada reseptor opioid dan membalikkan serta memblokir efek opioid lainnya. Nalokson secara cepat mengembalikan pernapasan ke laju napas normal ketika laju pernapasan seseorang yang overdosis opioid melambat ataupun berhenti. Akan tetapi, Nalokson tidak akan memberikan efek apapun pada seseorang yang tidak memiiliki opioid dalam sistem tubuhnya. Nalokson bukan bagian dari pengobatan untuk gangguan penyalahgunaan opioid. Contoh opioid adalah heroin, fentanyl, oksikodon (OxyContin), hidrokodon (Vicodin), kodein, dan morfin.
Bagaimana Cara Pemberian Nalokson?
Nalokson sebaiknya diberikan kepada orang yang menunjukkan tanda-tanda overdosis opioid atau ketika dicurigai mengalami overdosis tersebut. Nalokson dapat diberikan dalam bentuk obat semprot hidung ataupun disuntikkan ke otot, dibawah kulit, atau ke pembuluh darah. Langkah-langkah dalam merespon overdosis opioid dapat dilihat di in “the Substance Abuse and Mental Health Administration’s (SAMHSA) Opioid Overdose Prevention Toolkit”.
Apa saja sistem penghantaran nalokson?
Nalokson hadir dalam 2 bentuk yang telah disetujui oleh FDA: suntik dan kemasan semprot hidung. Apapun bentuk yang Anda gunakan, Anda perlu mendapatkan training tentang cara dan waktu penggunaan nalokson. Anda juga harus membaca instruksi produk serta memeriksa tanggal kadaluarsa.
• Merek nalokson suntik ditawarkan oleh berbagai perusahaan yang terdaftar dalam buku oranye FDA (FDA Orange Book) dengan nama “naloxone” (cari “injectable”). Umumnya, dosis yang tepat harus ditarik dari botol. Biasanya, obat tersebut disuntikkan menggunakan jarum ke otot, meskipun dapat juga diberikan melalui vena atau di bawah kulit. Baru-baru ini, FDA menyetujui ZimhiTM, jarum suntik yang telah berisi obat dosis tunggal yang dapat disuntikkan ke otot atau di bawah kulit.
Catatan:
Beberapa orang menggunakan obat semprot hidung improvisasi dari perangkat darurat yang tidak disetujui oleh FDA yang menggabungkan nalokson suntik dengan alat tambahan yang didisain untuk mengantarkan nalokson melalui hidung. Akan tetapi, alat tambahan tersebut tidak mudah dalam perakitannya, terutama ketika dirakit dalam kondisi darurat yang penuh tekanan, dan memerlukan pelatihan terlebih dahulu. Sebagai tambahan, perangkat nalokson yang telah disetujui oleh FDA telah terbukti dapat menghasilkan tingkat nalokson dalam darah yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan obat semprot hidung improvisasi. Hasil ini menunjukkan bahwa teknologi obat semprot yang disetujui FDA lebih baik dibandingkan bentuk yang tidak disetujui oleh FDA.
• Kemasan obat semprot hidung, (nalokson generik, Narcan®, Kloxxado®), dikembangkan sebagai hasil dari penelitian yang didanai oleh NIDA, adalah perangkat bebas jarum yang telah diisi sebelumnya dan disetujui oleh FDA. Alat ini tidak memerlukan perakitan dan cukup disemprotkan ke satu lubang hidung saat pasien/korban berbaring telentang. Perangkat ini juga dapat digunakan dengan mudah oleh keluarga/teman/orang di sekitar tanpa memerlukan pelatihan formal untuk menggunakannya.
Apakah ada sistem penghantaran yang lebih dipilih?
Semua sistem yang digunakan oleh perespon pertama memberikan dosis nalokson yang terera dan sangat efektif dalam membalikkan kondisi overdosis opioid. Hasil penelitian yang diterbitkan pada bulan Maret 2019 membuktikan bahwa perangkat nalokson yang disetujui oleh FDA menghasilkan tingkat nalokson dalam darah yang lebih tinggi dibandingkan dengan perangkat obat semprot nalokson improvisasi.
Apakah Narcan® sama dengan nalokson?
Ketika nalokson pertama kali disetujui untuk membalikkan kondisi overdosis opioid, nama merek dagangnya adalah Narcan®. Setelahnya, telah banyak formulasi dan nama merek dagang lainnya untuk nalokson, namun banyak orang tetap menyebut semua produk nalokson sebagai “Narcan”. Akan tetapi, nama generik yang tepat adalah “nalokson”.
Bisakah saya memberikan nalokson kepada seseorang yang overdosis?
Ya. Keluarga dengan anggota keluarganya yang memiliki masalah dengan adiksi opioid harus memiliki nalokson di dekat mereka; meminta anggota keluarganya untuk membawanya; dan memberitahu teman mereka dimana mereka menyimpan obat tersebut. Masyarakat tetap harus menghubungi 911 (atau IGD RS terdekat) segera jika terdapat kasus overdosis.
Nalokson banyak digunakan oleh polisi, teknisi medis darurat, dan responden pertama non-darurat dibandingkan sebelumnya. Di sebagian besar negara bagian, orang-orang yang berisiko atau yang mengetahui seseorang berisiko mengalami overdosis dapat dilatih mengenai cara pemberian nalokson. Keluarga dapat bertanya kepada apoteker ataupun penyedia layanan kesehatan mengenai cara penggunaan perangkat nalokson.
Apa yang perlu diperhatikan saat memberikan nalokson?
Nalokson bekerja dengan membalikkan overdosis opioid dalam tubuh hanya dalam waktu 30 sampai 90 menit. Namun, banyak zar opioid yang tetap berada dalam tubuh lebih lama dari kurun waktu tersebut. Oleh karenanya, ada kemungkinan seseorang tetap mengalami efek overdosis setelah dosis nalokson habis. Selain itu, sejumlah zat opioid lebih kuat dan mungkin memerlukan beberapa dosis nalokson. Oleh sebab itu, salah satu langkah penting yang harus dilakukan adalah menghubungi 911 sehingga individu yang mengalami overdosis dapat segera menerima pertolongan medis. NIDA mendukung penelitian tentang formulasi yang kuat untuk digunakan melawah opioid yang poten seperti fentanil.
Orang-orang yang diberikan nalokson harus selalu diobservasi terus menerus hingga perawatan darurat tiba. Mereka harus dimonitor selama 2 jam lagi setelah dosis terakhir nalokson diberikan untuk memastikan bahwa pernapasannya tidak melambat atau berhenti.
Orang dengan ketergantungan fisik opioid mungkin akan mengalami gejala putus obat beberapa menit setelah diberikan nalokson. Gejala putus obat tersebut dapat mencakup sakit kepala, perubahan tekanan darah, detak jantung cepat, berkeringat, mual, muntah, dan gemetar. Meskipun hal tersebut tidak nyaman, biasanya gejala tersebut tidak mengancam jiwa. Risiko kematian bagi seseorang yang overdosis opioid lebih buruk dibandingkan dengan risiko mengalami reaksi berat terhadap nalokson. Dokter IGD telah dilatih untuk memberikan bantuan segera kepada pasien dan memberikan rujukan ke pusat pengobatan bagi gangguan penyalahgunaan opioid dengan obat-obatan yang efektif setelah overdosis opioid dapat diatasi. NIDA menyediakan alat bantu bagi dokter IGD disini.
Efek samping nalokson sangat jarang terjadi, namun orang dapat mengalami reaksi alergi terhadap obat tersebut. Secara keseluruhan, nalokson merupakan obat yang aman. Namun, obat tersebut hanya dapat mengatasi overdosis pada orang dengan opioid dalam sistem tubuhnya dan tidak dapat mengatasi overdosis akibat zat lainnya seperti kokain atau metamfetamin.
Toleransi vs. Ketergantungan vs. Kecanduan
Penggunaan opioid resep dalam jangka panjang, meskipun diresepkan oleh dokter, dapat menyebabkan sejumlah orang mengalami toleransi, dimana mereka memerlukan dosis obat yang lebih tinggi dan/atau lebih sering untuk mendapatkan efek yang diinginkan.
Ketergantungan obat terjadi akibat penggunaan berulang, menyebabkan neuron beradaptasi sehingga hanya berfungsi normal ketika obat tersebut ada (dalam sistem tubuh). Ketiadaan obat menyebabkan sejumlah reaksi fisiologis, mulai dari reaksi ringan contohnya pada kafein, hingga berpotensi mengancam nyawa, seperti heroin. Sejumlah pasien nyeri kronis bergantung pada opioid dan memerlukan dukungan medis untuk berhenti mengonsumsi obat tersebut.
Kecanduan NAPZA adalah penyakit kronis yang ditandai dengan usaha mendapatkan dan penggunaan NAPZA yang kompulsif atau tidak terkendali, meskipun terdapat konsekuensi berbahaya dan perubahan jangka panjang di otak. Perubahan tersebut dapat mengakibatkan perilaku berbahaya bagi mereka yang menyalahgunakan NAPZA, baik obat resep maupun obat terlarang.
Berapa harga nalokson?
Harga nalokson bervariasi tergantung di mana Anda mendapatkannya, cara mendapatkannya, dan jenis apa yang Anda dapatkan. Pasien dengan asuransi harus menanyakan kepada perusahaan asuransi mereka untuk mengetahui apakah obat ini ditanggung. Pasien tanpa asuransi dapat memeriksa biaya eceran di apotek setempat. Beberapa perusahaan obat memiliki program bantuan biaya untuk pasien yang tidak mampu membayarnya.
Dimana saya bisa mendapatkan nalokson?
Banyak apotek menjual nalokson. Di beberapa negara bagian, Anda bisa mendapatkan nalokson dari apoteker meskipun dokter Anda tidak menulis resep untuk Anda. Nalokson juga dapat diperoleh dari program distribusi berbasis masyarakat, kelompok kesehatan masyarakat setempat, atau departemen kesehatan setempat, secara gratis.
Kunjungi Naloxone finder website (https://www.getnaloxonenow.org/#home) untuk melihat apotekyang menjual nalokson di wilayah Anda. Periksa dengan apotek setempat Anda.
Meresepkan Nalokson bersama dengan Opioid Resep
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ketika dokter meresepkan nalokson bersama dengan opioid resep, risiko overdosis opioid menurun bahkan jika resep nalokson tidak dibeli. Resep nalokson tampaknya berfungsi sebagai strategi pendidikan yang penting. Akibatnya, CDC mulai merekomendasikan peresepam bersama dalam beberapa kasus, yang dijabarkan dalam Pedoman CDC tahun 2016 (https://www.cdc.gov/mmwr/volumes/65/rr/rr6501e1.htm) dan dirinci dalam panduan yang dikeluarkan oleh HHS pada tahun 2018 (https://www.hhs.gov/system/files/naloxone-coprescribing-guidance.pdf). Pada bulan Agustus 2019, sebuah penelitian menunjukkan bahwa angka nasional secara keseluruhan untuk peresepan bersama nalokson dan opioid apapun meningkat pada pasien Medicare Bagian D.
Poin-poin yang perlu diingat!
> Nalokson merupakan obat yang dengan cepat membalikkan kondisi overdosis opioid. Nalokson menempel pada reseptor opioid dan mengubah serta menghambat pengaruh opioid lainnya.
> Nalokson merupakan obat yang aman. Obat ini hanya membalikkan kondisi overdosis pada orang yang memiliki opioid dalam sistem tubuh mereka.
> Ada dua formulasi nalokson yang telah disetujui oleh FDA: nalokson suntik dan obat semprot hidung.
> Polisi, teknisi medis darurat, dan perespon pertama telah dilatih tentang cara pemberian nalokson.
> Di beberapa negara bagian, keluarga dan teman dapat diberikan pelatihan tentang cara pemberian nalokson.
> Nalokson hanya bekerja dalam tubuh selama 30 s.d. 90 menit. Ada kemungkinan seseorang masih mengalami efek overdosis setelah efek nalokson menghilang atau memerlukan multiple dosis jika terdapat opioid yang kuat dalam sistemnya.
> Di sejumlah wilayah (di US), Anda da[at memperoleh nalokson di apotek atau tanpa resep pribadi dari program distribusi berbasis komunitas, atau dinas kesehatan lokal.harganya bervariasi bergantung pada dimana dan bagaimana Anda mendapatkannya serta jenis nalokson yang Anda dapatkan.
——————————–
sumber : Link to https://nida.nih.gov/publications/drugfacts/naloxone

