Depresi Pada Remaja: Lebih Dari Sekedar Gangguan Suasana Hati
Menjadi remaja memang sulit, namun jangan sampai membuat Anda merasa putus asa. Jika Anda merasa sedih hampir sepanjang waktu selama beberapa minggu atau lebih dan Anda tidak dapat berkonsentrasi atau melakukan hal-hal yang biasanya Anda nikmati, bicarakan dengan orang dewasa yang Anda percaya mengenai depresi.

Apakah saya mengalami depresi?
– Apakah Anda sering merasa sedih, cemas, tidak berharga, atau bahkan “kosong”?
– Apakah Anda kehilangan minat pada aktivitas yang biasanya Anda nikmati?
– Apakah Anda mudah frustrasi, mudah tersinggung, atau marah?
– Apakah Anda merasa menarik diri dari teman dan keluarga?
– Apakah nilai sekolah Anda menurun?
– Apakah kebiasaan makan atau tidur Anda berubah?
– Apakah Anda mengalami kelelahan atau kehilangan ingatan?
– Apakah Anda pernah berpikir untuk bunuh diri atau menyakiti diri sendiri?
– Depresi dapat terlihat berbeda pada masing-masing orang. Anda mungkin mengalami sebagian besar gejala tersebut di atas atau hanya segelintir gejala.
Bagaimana caranya saya bisa mendapatkan bantuan untuk mengatasi depresi?
– Bicaralah dengan orang dewasa yang tepercaya (seperti orang tua atau wali, guru, atau konselor sekolah) tentang perasaan Anda.
– Tanyakan kepada dokter tentang pilihan untuk mendapatkan bantuan profesional. Depresi dapat diobati dengan psikoterapi (juga disebut “terapi bicara”), pengobatan, atau kombinasi pengobatan dan terapi bicara.
– Cobalah untuk menghabiskan waktu dengan teman atau keluarga, meskipun Anda tidak ingin melakukannya.
– Tetaplah aktif dan berolahraga, meskipun hanya sekadar berjalan-jalan. Aktivitas fisik melepaskan zat kimia, seperti endorfin, di otak Anda yang dapat membantu Anda merasa lebih baik.
– Cobalah untuk menjaga jadwal tidur yang teratur.
– Makan makanan yang sehat.
—————————-
Tautan ke artikel asli: https://www.nimh.nih.gov/health/publications/teen-depression

