Impact of methamphetamine use on HIV and other health outcomes at an urban HIV medicine clinic
Laura Bamford, Amutha Rajagopal, David Grelotti, Vernay Justice-Royster, Afsana Karim, Jessica Montoya
Abstrak
Latar Belakang: Epidemi metamfetamin mengancam kemajuan dalam mengakhiri epidemi HIV di Amerika Serikat. Karakterisasi lebih lanjut mengenai prevalensi dan dampak penggunaan metamfetamin pada orang yang hidup dengan HIV (ODHIV) diperlukan untuk menginformasikan strategi pengobatan HIV dan metamfetamin yang terintegrasi.
Metode Penelitian: Kami menggunakan tinjauan bagan retrospektif untuk mengkarakterisasikan penggunaan metamfetamin pada 3.092 ODHIV di klinik HIV Medicine pada periode 1 Juli 2022 sampai dengan 30 Juni 2023. Uji Chi-square digunakan untuk menilai perbedaan yang signifikan secara statistik dalam demografi, HIV, dan hasil kesehatan lainnya pada ODHIV yang menggunakan dan tidak menggunakan metamfetamin.
Hasil Penelitian: Prevalensi penggunaan metamfetamin pada ODHIV dalam kelompok ini adalah 17%. ODHIV yang menggunakan metamfetamin memiliki karakteristik berusia < 40 tahun, ras kulit putih, tinggal di lingkungan dengan skor indeks Healthy Places yang rendah, mengidentifikasikan diri sebagai lesbian, gay, biseksual, melaporkan melakukan hubungan seks lelaki dengan lelaki (LSL), LSL dan penggunaan narkoba suntik (penasun), atau penasun sebagai faktor risiko penularan HIV, tidak melakukan kunjungan perawatan primer HIV yang terjadwal, dan hasil skrining positif untuk antibody virus hepatitis C, gonore, klamidia, dan gangguan depresi berat. ODHIV yang menggunakan metamfetamin juga lebih kecil kemungkinannya mengalami supresi virus dan angka CD4 > 200 sel/mm3.
Kesimpulan: Penggunaan metamfetamin merupakan hal yang umum di kalangan ODHIV yang berobat ke klinik HIV Medicine di daerah perkotaan dan dihubungkan dengan dampak buruk terhadap pengobatan HIV dan kesehatan lainnya yang dapat meningkatkan risiko penularan HIV. Integrasi pengobatan bagi gangguan penyalahgunaan metamfetamin ke dalam layanan primer HIV diperlukan untuk mengakhiri sindemik HIV dan metamfetamin.
Tautan ke artikel lengkap: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/38959102/
Kalimat Kutipan:
Bamford L, Rajagopal A, Grelotti D, Justice-Royster V, Karim A, Montoya J. Impact of methamphetamine use on HIV and other health outcomes at an urban HIV medicine clinic. AIDS. 2024 Jul 3. doi: 10.1097/QAD.0000000000003975. Epub ahead of print. PMID: 38959102.

