International AIDS Society 2025 akan diselenggarakan di benua Afrika di waktu yang kritis bagi perkembangan dalam respon terhadap HIV – mencerminkan keberhasilan dan tantangan yang dihadapi. Pertama kali dalam sejarah pandemik HIV, ujar UNAIDS, lebih sedikit kasus penularan HIV terjadi di Afrika bagian tengah, timur, selatan, dan barat dibandingkan di wilayah lain pada tahun 2023, yang mencerminkan kemajuan dalam pencegahan.

Afrika bagian timur dan selatan mencatat penurunan 49% dalam kasus penularan baru dan Afrika bagian barat dan tengah mencatat penurunan 46%. Namun Afrika tetap merupakan wilayah yang paling terdampak oleh pandemik HIV – Afrika bagian tengah, timur, utara, dan barat merupakan tempat bagi 65% ODHIV, dan perempuan serta anak gadis menyumbang 62% dari kasus penularan baru. Oleh karenanya IAS 2025 akan diselenggarakan di Rwanda, di salah satu negara yang paling terdampak oleh pandemik HIV.
Pendaftaran bagi calon peserta IAS 2025 telah dibuka. Silahkan mendaftar dengan mengisi formulir pendaftaran online melalui tautan berikut: Registrasi IAS 2025
Informasi rinci mengenai IAS 2025 dapat dilihat di: https://www.iasociety.org/conferences/ias2025
Pendaftaran awal akan ditutup segera dalam 8 hari!

