Pada sebuah penelitian baru, peneliti NIMH sukses menerapkan exposure-based cognitive behavioural therapy (CBT) untuk mengobati iritabilitas berat pada anak-anak. Terobosan ini menjanjikan pentingnya intervensi yang disesuaikan dengan kebutuhan dalam bidang psikiatri anak.

Apakah exposure-based CBT membantu anak dengan iritabilitas berat?
Ketika menguji gejala utama DMDD (tautan ke terjemahan topik terkait: https://yayasanabhipraya.com/2025/02/06/disruptive-mood-dysregulation-disorder-dmdd/), 60% anak (n = 48) dinilai pulih berdasarkan skala the Temper Outburst dan 25% dinilai pulih berdasarkan skala the Irritable Mood. Hasil tersebut menunjukkan efek yang kuat dari terapi paparan tersebut dalam menurunkan ledakan amarah dibandingkan dengan memperbaiki mood yang terganggu. Sebaliknya, terapi paparan ini tidak terkait secara signifikan dengan perubahan pada gejala kecemasan, depresi, atau ADHD, menunjukkan bahwa terapi tersebut spesifik menarget iritabilitas.
Tidak ada keluarga yang drop-out sejak terapi dimulai, menunjukkan bahwa terapi ini dapat diterima dan dapat dilakukan. Selain itu, tidak ada efek yang tidak diinginkan yang dilaporkan, menunjukkan keamanan dalam menerapkan terapi paparan pada anak-anak.
Tautan ke berita lengkap: Novel Treatment Helps Children With Severe Irritability
Tautan ke artikel terkait: An Exposure-Based Cognitive-Behavioral Therapy for Youth with Severe Irritability: Feasibility and Preliminary Efficacy

