Impact of Proviral-DNA M184V/I on 96-Week Outcomes of DTG/3TC Maintenance Therapy: Results from the VOLVER Clinical Trial

María De Lagarde, Rosa De Miguel, Mayra A Sigcha, Jose L Blanco, Adriana Pinto-Martinez, Rocío Montejano, Angela Gutiérrez Liarte, Roser Navarro-Soler, Esperanza Cañas-Ruano, Alexis Inciarte, Luz Martin-Carbonero, Arkaitz Imaz, Cristina Hernández Gutiérrez, Antonio Ocampo, Marta de Miguel, Rafael Delgado, Federico Pulido, Jose R Arribas; VOLVER GESIDA 11820 study group
Abstrak
Tujuan Penelitian: Efek dari mutasi resisten lamivudine yang tersimpan dalam efikasi dolutegravir plus lamivudine (DTG/3TC) masih belum jelas. Kami mengevaluasi apakah deteksi proviral M184V/I berkaitan dengan hasil virologis dalam studi VOLVER GESIDA 11820.
Metode Penelitian: Uji klinis ini bersifat terbuka, satu kelompok penelitian, multisenter, dan fase IIa (NCT04880785), yang melibatkan orang dewasa dengan virus tersupresi yang terdokumentasi dan diduga memiliki resistensi terhadap lamivudine jika mutasi M184V/I tidak terdeteksi dalam pengurutan populasi DNA proviral pada baseline. Partisipan penelitian beralih ke DTG/3TC dan dipantau hingga minggu ke-96. DNA proviral M184V/I dinilai secara retrospektif dengan next-generation sequencing (NGS) sel mononuklear darah perifer pada baseline dan Minggu ke-96.
Hasil Penelitian: Dari 121 partisipan, 94% memiliki riwayat M184V/I yang terdokumentasi. NGS DNA proviral mendeteksi M184V/I dengan frekuensi ≥5% pada 37 partisipan (30,6%; 32 M184V, 5 M184I) pada awal dan/atau minggu ke-96: 12 pada baseline, 13 pada minggu ke-96, dan 12 pada kedua titik waktu tersebut. Dua kegagalan virologis terjadi dalam 48 minggu pertama; tidak ada yang diamati setelah itu. Tidak ada resistensi yang muncul selama pengobatan yang terdeteksi. Pada populasi ITT-e (analisis Snapshot), HIV-1 RNA <50 kopi/mL pada minggu ke-96 dipertahankan pada 85,7% (72/84) tanpa deteksi M184V/I, 66,7% (8/12) dengan deteksi hanya pada awal penelitian, dan 100% dengan deteksi hanya pada minggu ke-96 (13/13) atau pada kedua titik waktu (12/12). Di antara mereka yang memiliki M184V/I pada kedua titik waktu, proporsi sekuens proviral yang membawa mutasi meningkat dari 30% menjadi 45% (p = 0,0037).
Kesimpulan: Deteksi DNA provirus M184V/I tidak berkaitan dengan hasil virologis pada partisipan yang menerima DTG/3TC, yang mendukung keterbatasan nilai klinisnya dalam setting khusus ini.
Tautan ke artikel lengkap: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/41665101/
Kalimat Kutipan: De Lagarde M, De Miguel R, Sigcha MA, Blanco JL, Pinto-Martinez A, Montejano R, Gutiérrez Liarte A, Navarro-Soler R, Cañas-Ruano E, Inciarte A, Martin-Carbonero L, Imaz A, Hernández Gutiérrez C, Ocampo A, de Miguel M, Delgado R, Pulido F, Arribas JR; VOLVER GESIDA 11820 study group. Impact of Proviral-DNA M184V/I on 96-Week Outcomes of DTG/3TC Maintenance Therapy: Results from the VOLVER Clinical Trial. Clin Infect Dis. 2026 Feb 10:ciag060. doi: 10.1093/cid/ciag060. Epub ahead of print. PMID: 41665101.

