James Kennedy, Sarah A Cooley, June Roman Fox, Kalen J Petersen, Elizabeth Westerhaus, Pat Reid, Linet Lopez, Beau M Ances

Abstrak
Latar Belakang: Seiring dengan semakin panjangnya usia harapan hidup orang dengan HIV (ODHIV), interaksi antara HIV, penuaan, dan integritas struktural otak menjadi semakin penting dalam memahami gangguan kognitif. Penelitian ini menganalisis efek penuaan, serostatus HIV, dan viral load terhadap kemampuan kognitif dan volume otak pada sebuah penelitian kohort besar yang terdiri dari orang tanpa HIV (OTHIV), ODHIV dengan jumlah virus tidak terdeteksi (≤50 kopi/mL), dan ODHIV dengan jumlah virus terdeteksi (>50 kopi/mL). Data cross-sectional dan longitudinal disertakan dalam penelitian ini.
Metode Penelitian: Komposit kognitif (NPZ4) dan volume otak diperoleh dari 259 OTHIV, 264 ODHIV dengan virus tidak terdeteksi, dan 84 ODHIV dengan virus terdeteksi dengan total 841 sesi. Serangkaian model campuran aditif tergeneralisasi digunakan untuk menelusuri perbedaan antarkelompok terkait hubungan antara usia dan kognisi, usia dan volume otak regional, serta interaksi antara usia dan volume otak terhadap kognisi.
Hasil Penelitian: OTHIV dan ODHIV dengan virus tidak terdeteksi menunjukkan pola perubahan kinerja kognitif yang serupa seiring bertambahnya usia, sedangkan ODHIV dengan virus yang terdeteksi menunjukkan penurunan yang lebih tajam dibandingkan dengan kedua kelompok tersebut. Meskipun kedua kelompok ODHIV memiliki volume otak regional yang secara signifikan lebih kecil dibandingkan dengan OTHIV, laju penyusutan volume otak seiring bertambahnya usia tampak serupa di seluruh kelompok, kecuali pada area lentiform. Volume otak yang berkurang dan pertambahan usia saling berinteraksi sehingga menghasilkan penurunan kognitif pada ODHIV dengan virus yang terdeteksi.
Kesimpulan: ODHIV dengan jumlah virus yang tidak terdeteksi tidak menunjukkan adanya percepatan penurunan kemampuan kognitif ataupun volume otak dibandingkan dengan OTHIV, sementara ODHIV dengan jumlah virus yang terdeteksi memiliki peningkatan risiko mengalami percepatan penurunan kemampuan kognitif. Hasil penelitian ini menyoroti kepentingan klinis akan manajemen viral load pada ODHIV yang menua dan menunjukkan bahwa ketika ODHIV mencapai status viral load tidak terdeteksi, perubahan pada integritas otak tidak mengalami percepatan dibandingkan dengan OTHIV.
Tautan ke artikel lengkap: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/41542974/
Kalimat Kutipan: Kennedy J, Cooley SA, Roman Fox J, Petersen KJ, Westerhaus E, Reid P, Lopez L, Ances BM. Longitudinal changes in cognition and brain imaging in persons with HIV. J Infect Dis. 2026 Jan 16:jiag029. doi: 10.1093/infdis/jiag029. Epub ahead of print. PMID: 41542974.


