Penelitian Neuroimaging Memastikan Perlindungan Kognitif yang Diberikan oleh ART yang Efektif

Neuroimaging Study Affirms Cognitive Protections Conferred by Effective ART

Penelitian terbaru yang terperinci menunjukkan salah satu bukti ilmiah terkuat yang kita miliki sejauh ini dalam era pengobatan HIV modern, degradasi neurokognitif merupakan hal yang tidak dapat dihindari oleh ODHIV saat mereka menua. Supresi virus tetap menjadi perlindungan yang signifikan – meskipun terdapat sejumlah pertanyaan mengenai persinggungan antara HIV, penuaan, dan kognisi yang belum dapat dijawab secara konklusif.

Hasil Penelitian

Kognisi dan Penuaan

  • Kelompok individu tanpa infeksi HIV dan ODHIV dengan jumlah virus tidak terdeteksi memiliki lintasan kognitif terkait usia yang sebanding, dan tidak menunjukkan indikasi percepatan penurunan kemampuan kognitif yang berkaitan dengan penuaan.
  • Kelompok ODHIV dengan jumlah virus yang terdeteksi mengalami angka penurunan kemampuan kognitif yang signifikan seiring dengan pertambahan usia. Penurunan yang teramati jauh lebih besar dibandingkan pada kelompok individu yang tersebut di atas.
  • Usia tua berhubungan signifikan dengan performa buruk NPZ4 pada orang di ketiga kelompok tersebut.

Kesimpulan dari penelitian tersebut adalah ODHIV yang mempertahankan jumlah virus tidak terdeteksi tidak menunjukkan adanya percepatan penurunan kemampuan kognitif atau hilangnya volume otak relatif terhadap individu tanpa infeksi HIV. Hasil penelitian ini menekankan pentingnya mempertahankan jumlah virus tidak terdeteksi untuk menjaga kesehatan otak dan fungsi kognitif ketika ODHIV menua.               

Tautan ke berita lengkap: Neuroimaging Study Affirms Cognitive Protections Conferred by Effective ART 

Tautan ke artikel ilmiah: Longitudinal changes in cognition and brain imaging in persons with HIV

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *