Narcissistic Personality Disorder, Obsessive-Compulsive Personality Disorder, Paranoid Personality Disorder, Schizoid Personality Disorder, Schizotypal Personality Disorder
Gangguan Kepribadian Narsistik (narcissistic personality disorder)
Individu dengan gangguan kepribadian narsistik memiliki opini yang tinggi mengenai diri mereka. Mereka mengganggap bahwa dirinya telah mencapai hal-hal luar biasa yang menunjukkan superioritas mereka terhadap orang lain. Mereka memandang dirinya sebagai orang yang spesial dan unik serta meyakini bahwa hanya segelintir orang yang dapat memahami mereka. Terdapat rasa berhak (entitlement) dan mereka merasa bahwa mereka telah memperoleh hak atas perlakuan atau pertimbangan istimewa karena siapa diri mereka atau apa yang telah mereka lakukan. Seringkali, orang dengan gangguan ini terpaku pada diri mereka sendiri sehingga menjadi tidak toleran terhadap orang lain, dan mereka tidak memiliki kemampuan untuk memahami perasaan orang lain. Kekaguman orang lain terhadap dirinya menjadi hal yang penting, dan mereka bermimpi untuk meraih status yang tinggi. Mereka akan memanfaatkan orang lain, jika perlu, untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Individu dengan gangguan tersebut selalu iri dengan orang lain yang memiliki lebih banyak hal dibandingkan dengan dirinya, dan/atau percaya bahwa orang lain merasa iri terhadap dirinya.

Gangguan Kepribadian Obsesif-Kompulsif (obsessive-compulsive personality disorder)
Gangguan kepribadian obsesif-kompulsif ditandai dengan pola perfeksionisme, kikir, keras kepala, dan tidak fleksibel. Individu dengan gangguan ini seringkali menghabiskan banyak waktu untuk detail yang kecil sehingga mereka kehilangan fokus pada hal penting yang sedang mereka lakukan. Mereka mungkin saja workaholics, yang menghabiskan banyak waktu untuk bekerja sehingga mereka memiliki sedikit waktu untuk kegiatan keluarga, pertemanan, atau bahkan hiburan. Orang lain mungkin mengeluh bahwa mereka terlalu kaku akan nilai-nilai moral serta pelit. Individu dengan gangguan ini sulit untuk membuang apa pun, bahkan ketika hal tersebut sudah tua, usang, dan tidak memiliki nilai sentimental. Kata-kata seperti tidak fleksibel, keras kepala, dan berpikiran tertutup digunakan untuk mendeskripsikan orang dengan gangguan ini. Sebuah pola perhatian yang terpusat pada keteraturan, kesempurnaan, dan kendali. Seseorang dengan gangguan tersebut mungkin terlalu fokus pada detail atau jadwal, bekerja secara berlebihan, tidak memiliki waktu untuk teman atau bersantai, atau mungkin tidak fleksibel terhadap moralitas dan nilai-nilainya. (gangguan ini TIDAK SAMA dengan obsessive-compulsive disorder).
Gangguan Kepribadian Paranoid (paranoid personality disorder)
Individu dengan gangguan kepribadian paranoid selalu curiga dan tidak mempercayai orang lain. Mereka berpikir bahwa orang lain melakukan sesuatu semata-mata untuk mengganggu atau menyakiti mereka, dan percaya adanya ancaman terselubung atau hinaan di balik komentar orang lain. Mereka khawatir bahwa teman atau rekan kerja sebenarnya tidak benar-benar setia atau dapat dipercaya, dan mereka cenderung enggan untuk bercerita kepada orang lain karena mereka percaya bahwa ada harga yang harus dibayar ketika sesuatu yang sifatnya pribadi diceritakan ke orang lain. Orang yang paranoid memiliki masalah dalam mengelola amarah. Mereka mudah tersinggung dan suka menyimpan dendam. Mereka merasa bahwa orang lain mengatakan sesuatu untuk menyerang karakter atau merusak reputasi mereka, meskipun tidak demikian halnya menurut orang lain. Individu dengan gangguan ini cenderung menafsirkan segala sesuatu secara berlebihan, merasa tersinggung akan hal-hal yang tidak dimaksudkan sebagai kritik, dan seringkali berusaha membalas orang yang mereka yakini sedang menyerang mereka. Ketika berada dalam sebuah hubungan, mereka cenderung khawatir bahwa pasangan mereka tidak setia.
Gangguan Kepribadian Schizoid (schizoid personality disorder)
Gangguan kepribadian ini ditandai dengan ketiadaan emosi dan hubungan sosial. Individu dengan gangguan ini terisolasi secara sosial, namun hal tersebut tidak mengganggu mereka. Mereka lebih memilih untuk bekerja dan melakukan segala hal sendirian. Secara emosi, mereka adalah orang yang “dingin”, dan mereka tidak merasa terganggu dengan kritik dari orang lain dan tidak merasa senang ketika mendapat pujian. Individu dengan gangguan kepribadian schizoid mendapatkan kesenangan hanya dari segelintir aktivitas, dan mereka memiliki minat yang sangat sedikit akan pengalaman seksual dengan orang lain.
Gangguan Kepribadian Schizotipal (schizotypal personality disorder)
Individu dengan gangguan kepribadian ini memiliki sifat yang ganjil dan eksentrik. Mereka berpakaian, bertindak, atau berbicara dengan cara yang aneh. Mereka sangat mudah curiga dan paranoid, dan mereka merasa resah dalam situasi sosial karena rasa tidak percaya yang dimilikinya. Karena keyakinan ini, mereka hanya memiliki sedikit teman. Orang dengan gangguan kepribadian ini merasa orang lain membicarakan mereka di belakangnya, dan orang asing memberikan perhatian khusus kepada mereka. Ketika memasuki sebuah ruangan, mereka terkadang berpikir bahwa orang mulai bertingkah atau berbicara secara berbeda karena kehadiran mereka. Individu dengan gangguan ini menafsirkan realita secara keliru. Mereka mungkin salah mengira bahwa suara-suara adalah ucapan, dan bayangan atau benda sebagai orang. mereka mungkin sangat percaya dengan ESP, guna-guna, telepati, dan takhayul dibandingkan dengan kebanyakan orang, dan perilaku mereka dipengaruhi oleh keyakinan tersebut.
Diagnosis gangguan kepribadian memerlukan tenaga profesional kesehatan mental untuk mengevaluasi pola jangka panjang dari fungsi dan gejala. Orang berusia di bawah 18 tahun umumnya tidak didiagnosis dengan gangguan kepribadian karena mereka masih berkembang. Sejumlah orang dengan gangguan kepribadian mungkin tidak menyadari gangguan yang dialaminya. Serta, seseorang dapat memiliki lebih dari satu gangguan kepribadian. Diperkirakan sekitar 9% orang dewasa di AS memiliki setidaknya satu gangguan kepribadian.
Tautan ke artikel asli: https://www.psychiatry.org/patients-families/personality-disorders/what-are-personality-disorders

