Gangguan Belajar (Specific Learning Disorder) Serie 4: Pengobatan SLD

Pengobatan: Mendapatkan Pertolongan

Meskipun tidak ada kata “sembuh”, SLD dapat ditangani dengan sukses sepanjang hidup seseorang. Orang dengan SLD dapat menjadi pembelajar yang terampil dan dapat membangun kekuatan yang seringkali dikaitkan dengan perbedaan cara mereka belajar. Orang dengan disleksia, contohnya, seringkali merupakan individu yang memiliki kreativitas yang tinggi dan kemampuan berpikir di luar kebiasaan.

Memiliki gangguan belajar tidak menjadikan seseorang terbatas dalam memilih karir atau kesempatan untuk sukses. Intervensi dini  merupakan kunci bagi orang dengan SLD. Jika masalah tersebut teridentifikasi dini, intervensi dapat lebih efektif, dan anak-anak dapat terhindar dari masalah berkepanjangan dengan tugas sekolah serta masalah dengan harga diri.

Di bawah undang-undang federal, berdasarkan the Individuals with Disabilities Education Act (IDEA), siswa dengan SLD berhak mendapatkan layanan pendidikan khusus. Undang-undang tersebut mensyaratkan bahwa jika seorang anak memiliki disabilitas belajar khusus, sekolah harus melakukan evaluasi. Anak-anak yang diketahui memiliki SLD memenuhi syarat untuk mendapatkan layanan pendidikan khusus tersebut. Tim individualized Educational Plan (IEP), yang mencakup staf sekolah dan orangtua, akan mengembangkan IEP bagi siswa dengan SLD. Orangtua harus secara spesifik meminta evaluasi jika mereka khawatir mengenai anaknya. Advokat pendidikan dapat membantu bagi keluarga dalam proses IEP. Undang-undang federal juga mensyaratkan bahwa free appropriate public education (FEPA) agar diberikan kepada seluruh siswa, termasuk siswa yang memerlukan pendidikan khusus.

Layanan pendidikan khusus dapat membantu anak-anak dengan gangguan ini meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan matematika. Intervensi yang efektif melibatkan instruksi-instruksi yang bersifat sistematik, intensif, dan disesuaikan dengan kebutuhan individu dapat membantu memperbaiki kesulitan belajar dan/atau membantu individu menggunakan strategi-strategi belajar untuk mengompensasi gangguan mereka.

Saat ini, tidak ada obat yang telah disetujui oleh FDA untuk digunakan dalam mengobati SLD. Namun, obat-obatan dapat diresepkan untuk mengobati gangguan penyerta seperti ADHD dan kecemasan. Penelitian menunjukkan bahwa pengobatan paling efektif untuk SLD dengan gangguan membaca adalah strategi-strategi bertarget dan terstruktur yang mencakup kesadaran fonologis, keterampilan dekoding, pemahaman dan kefasihan dalam membaca. Pengobatan untuk gangguan menulis terbagi ke dalam dua area umum: proses menulis dan proses menyusun ungkapan tertulis. Pengobatan untuk diskalkulia seringkali mencakup instruksi multisensory untuk membantu anak-anak memahami konsep matematika. Akomodasi, seperti penggunaan teknologi manipulatif dan asistif, juga dapat membantu anak dengan diskalkulia.

Siswa-siswa dengan SLD seringkali mendapatkan manfaat dari akomodasi lain yang diberikan oleh sekolah, seperti tambahan waktu tes dan ujian tertulis, penggunaan komputer untuk mengetik dibandingkan menulis tangan, serta kelas dengan kapasitas siswa dalam jumlah kecil. Intervensi, strategi, dan akomodasi yang sukses bagi anak dengan SLD dapat berubah seiring berjalannya waktu karena anak berkembang dan harapan-harapan akademik berubah.

Tautan ke artikel asli: https://www.psychiatry.org/patients-families/specific-learning-disorder/what-is-specific-learning-disorder

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *