Steroid Anabolik dan Appearance and Performance Enhancing Drugs (APEDs) Lainnya (Seri 6: Risiko penggunaan steroid anabolik pada remaja)

Tidak seperti kebanyakan zat terlarang lainnya, penyalahgunaan steroid anabolik umumnya dimulai pada masa dewasa muda, bukan masa remaja. Namun penggunaan steroid anabolik pada remaja menjadi suatu kekhawatiran, khususnya karena steroid bekerja pada sistem hormon yang berperan penting dalam perkembangan otak di masa remaja. Pada hewan pengerat remaja, paparan terhadap steroid anabolik meningkatkan kepadatan tonjolan saraf (neuronal spine) dalam hipokampus dan amigdala – wilayah otak yang berperan dalam proses belajar dan emosi (misal, agresi). Empat minggu pasca putus obat, peningkatan tonjolan saraf tersebut berubah normal kembali pada amigdala, namun tidak pada hipokampus. Hal ini menunjukkan bahwa paparan steroid di usia pubertas dapat menghasilkan perubahan struktural jangka panjang di sejumlah wilayah otak.

Remaja yang menggunakan steroid anabolik mengalami peningkatan risiko efek samping kognitif dibandingkan pada orang dewasa. Contoh, pria yang mulai menggunakan steroid anabolik di usia remaja menunjukkan peningkatan impulsivitas dan penurunan atensi, dibandingkan dengan pria yang mulai menggunakan obat tersebut di usia dewasa. Pada tikus remaja, paparan steroid anabolik dikaitkan dengan ketidakseimbangan elektrolit, hiperaktif, rasa cemas, dan peningkatan modulasi autonomik simpatetik (respon lawan atau kabur) selama masa dewasa, bahkan ketika penggunaan steroid dihentikan di masa remaja. Selain itu, hamster jantan remaja yang diberikan steroid anabolik menunjukkan peningkatan agresi, bahkan setelah penggunaannya dihentikan. Efek agresif tersebut sejalan dengan perubahan kadar serotonin dan reseptor androgen pada otak hewan pengerat.

Tautan ke materi lengkap:

NIDA. 2024, July 11. Anabolic Steroids and Other Appearance and Performance Enhancing Drugs (APEDs). Retrieved from https://nida.nih.gov/research-topics/anabolic-steroids on 2026, June 24

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *