Modeling Combination Interventions to Prevent Human Immunodeficiency Virus in Adolescent Girls and Young Women in South Africa (HIV Prevention Trials Network 068).
Marie C D Stoner, Daniel Westreich, Jennifer Ahern, Jessie Edwards, F Xavier Gómez-Olivé, Stephen M Tollman, Sheri Lippman, Kathleen Kahn, Audrey Pettifor.
Abstrak
Latar Belakang: intervensi kombinasi dapat menjadi cara efektif untuk mencegah penularan HIV pada gadis remaja dan wanita muda. Namun demikian, peneltiian-penelitian terkini tidak didisain untuk memahani jenis kombinasi dan intervensi spesifik yang paling efektif. Kami memperkirakan kemungkinan dari dampak intervensi pada kombinasi faktor terkait HIV.
Metode penelitian: kami menggunakan rumus-g untuk memodelkan intervensi pada kombinasi faktor risiko HIV dalam mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat mencegah insiden infeksi HIV, seperti rendahnya angka kehadiran di sekolah, kekerasan pasangan intim, depresi, seks transaksional, dan hubungan yang tidak serasi berdasarkan usia.
Kami menggunakan data dari studi HIV Prevention Trials Network (HPTN) 068 yang dilaksanakan di pedesaan Afrika Selatan dari tahun 2011 – 2017. Kami mengestimasi insidens HIV di bawah intervensi potensial dapat menurunkan setiap faktor risiko dan membandingkannya dengan insidens HIV di bawah distribusi faktor risiko saat ini.
Hasil penelitian: meskipun banyak faktor yang memiliki kaitan kuat dengan infeksi HIV, estimasi intervensi potensial tidak selalu menunjukkan penurunan insidens HIV yang signifikan karena prevalensi faktor risiko tersebut sangat rendah. Ketika memodelkan efek kombinasi, intervensi untuk meningkatkan angka kehadiran di sekolah, menurunkan depresi, dan menurunkan angka seks transaksional menunjukkan penurunan signifikan dalam insiden infeksi (risk difference, -1.4%; 95% confidence interval [CI], -2.7% to -.2%), namun intervensi yang hanya fokus pada seks transaksional dan depresi tetap dapat menurunkan insidens HIV sebesar -1.3% (95% CI, -2.6% to -.2%).
Kesimpulan: untuk mencapai penurunan infeksi HIV yang signifikan, prevalensi faktor risiko dan kekuatan hubungan faktor risiko dengan HIV perlu dipertimbangkan. Selain itu, intervensi pada banyak faktor belum tentu memberikan penurunan signifikan pada insidens HIV.
Tautan ke artikel lengkap: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/33325509/
Kalimat Kutipan:
Stoner MCD, Westreich D, Ahern J, Edwards J, Gómez-Olivé FX, Tollman SM, Lippman S, Kahn K, Pettifor A. Modeling Combination Interventions to Prevent Human Immunodeficiency Virus in Adolescent Girls and Young Women in South Africa (HIV Prevention Trials Network 068). Clin Infect Dis. 2021 Oct 5;73(7):e1911-e1918. doi: 10.1093/cid/ciaa1598. PMID: 33325509; PMCID: PMC8492122.

