Bagaimana cara orang menggunakan ganja?
Orang menghirup ganja dalam bentuk rokok lintingan atau dalam pipa atau pipa air (bong). Mereka juga menghisapnya secara langsung – cerutu yang telah dikosongkan sebagian atau seluruhnya kemudian diisi dengan ganja. Untuk menghindari menghirup asap, sejumlah orang menggunakan alat penguap. Alat ini menarik senyawa aktif (termasuk THC) dari ganja dan mengumpulkan uapnya di dalam unit penyimpanan. Kemudian, orang tersebut menghirup uap, bukan asap ganja. Sejumlah alat penguap menggunakan ekstrak ganja cair.
Orang dapat mencampur ganja dalam makanan (dapat dimakan), seperti brownies, kue kering, permen, atau menyeduhnya sebagai teh. Metode penggunaan ganja terbaru yang popular adalah merokok atau memakan beragam bentuk resin yang kaya THC (lihat “Marijuana Extracts”).
Ekstrak Ganja
Merokok resin yang kaya THC, yang diekstrak dari tanaman ganja, sedang populer saat ini; praktik yang dikenal dengan sebutan dabbing. Ektrak ganja terdiri dari beragam bentuk, seperti:
• Minyak hash atau minyak madu – cairan lengket
• Lilin atau budder – padatan lembut dengan tekstur mirip lip balm
• Shattered – padatan keras berwarna kuning
Ekstrak tersebut dapat menghantarkan THC dalam jumlah besar ke tubuh, dan penggunaannya membuat sejumlah orang harus dikirim ke ruang IGD. Bahaya lainnya terdapat dalam proses penyiapan ekstrak tersebut, yang biasanya menggunakan butana (cairan pembakar). Sejumlah orang menyebabkan kebakaran dan ledakan serta mengalami luka bakar serius ketika membuat ekstrak ganja menggunakan butana di rumah.

