Pendekatan cepat untuk memulai extended-release naltrexone untuk mengobati gangguan penyalahgunaan opioid terbukti efektif
Uji klinis yang didanai NIH menunjukkan hambatan utama dalam mengakses pengobatan bagi gangguan penyalahgunaan opioid
Bagi orang dengan gangguan penyalahgunaan opioid, memulai pengobatan injectable naltrexone (XR-naltrexone) segera dalam kurun waktu 5 – 7 hari setelah mereka mencari pengobatan terbukti lebih efektid dibandingkan mentode pengobatan standar, yang memulai pengobatan dalam kurun waktu 10 – 15 hari, namun pendekatan cepat tersebut memerlukan pengawasan medis yang lebih ketat, menurut hasil dari sebuah uji klinis yang didanai oleh the National Institutes of Health’s (NIH) National Institute on Drug Abuse (NIDA). Dipublikasikan di in JAMA Network Open, hasil uji klinis tersebut menunjukkan bahwa pendekatan cepat ini membuat XR-naltrexone lebih layak digunakan untuk pengobatan gangguan penyalahgunaan opioid, yang terus merenggut nyawa dengan sangat cepat.
Tautan ke berita lengkap: Faster approach for starting extended-release naltrexone to treat opioid use disorder shown effective
Tautan ke artikel: Rapid Initiation of Injection Naltrexone for Opioid Use Disorder

