Federal study examines care following nonfatal overdose among medicare beneficiaries; identifies effective interventions and gaps in care
Sebuah penelitian federal yang dipublikasi di JAMA Internal Medicine meneliti perawatan pasca overdosis tidak fatal pada penerima Medicare dan mengidentifikasi intervensi efektif dan kesenjangan signifikan dalam perawatan. Hasil temuan tersebut berkontribusi terhadap semakin banyaknya penelitian yang menunjukkan bahwa meskipun obat-obatan bagi gangguan penyalahgunaan opioid dan obat overdosis dapat menyelamatkan jiwa, mereka jarang dimasukkan dalam perawatan pasca overdosis.
“Orang yang pernah mengalami overdosis lebih mungkin untuk mengalami overdosis kembali,” ujar Miriam E. Delphin-Rittmon, Ph.D., HHS Assistant Secretary for Mental Health and Substance Use dan pemimpin SAMHSA. “Namun, kami menemukan bahwa ketika penyintas menerima perawatan standard emas seperti obat-obatan bagi gangguan penyalahgunaan opioid dan nalokson, kemungkinan meninggal akibat overdosis pada tahun berikutnya menurun drastis. Singkatnya, obat-obatan bagi gangguan penyalahgunaan opioid, obat untuk overdosis opioid, dan dukungan kesehatan perilaku dapat menyelamatkan jiwa.”
Tautan ke berita lengkap: Federal study examines care following nonfatal overdose among medicare beneficiaries; identifies effective interventions and gaps in care
Tautan ke artikel ilmiah: Overdose, Behavioral Health Services, and Medications for Opioid Use Disorder After a Nonfatal Overdose

