Topik Penelitian: Kanabinoid Sintetis
Highlight
- Kanabinoid sintetis merujuk pada golongan zat yang dibuat di laboratorium dan secara kimiawi mirip dengan senyawa yang ditemukan pada tanaman ganja, meskipun seringkali menimbulkan efek yang berbeda. Sejumlah kanabinoid sintetis memiliki potensi medis atau digunakan untuk keperluan medis saat ini, namun banyak yang diproduksi dan dijual secara ilegal.
- Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kanabinoid sintetis yang ilegal dikaitkan dengan masalah kesehatan berat dan dapat mengancam jiwa. Kanabinoid sintetis yang diproduksi secara ilegal biasanya ditambahkan ke cartridge cair dari perangkat vaping atau ditambahkan ke bahan tanaman yang dikeringkan dan diparut sehingga dapat dihisap. Produk-produk tersebut dikenal dengan sebutan “K2” atau “Spice”. orang-orang melaporkan penggunaan produk ini karena menjadi alternative yang lebih murah dan lebih mudah diakses untuk ganja dan sebagian besar tidak terdeteksi dalam tes urin narkoba yang rutin.
- NIDA mendukung dan melaksanakan penelitian untuk lebih memahami cara kanabinoid sintetis ilegal mempengaruhi individu dan kesehatan masyarakat, cara mencegah dan mengatasi dampak buruk terkait, serta untuk mengetahui apakah kanabinoid sintetis tertentu dapat digunakan dalam setting klinis untuk mengobati gangguan penggunaan narkoba dan masalah kesehatan lainnya.
Spice/K2, Ganja Sintetis
- Apa yang dimaksud dengan Spice/K2, ganja sintetis?
K2 dan Spice hanyalah dua dari sekian banyak nama dagang ataupun merek dari narkoba sintetis yang ditujukan untuk meniru THC, senyawa psikoaktif utama dalam ganja. Obat-obatan sintetis tersebut berasal dari golongan kanabinoid sintetis yang sering dipasarkan dan dijual dengan kedok “herbal incense” atau “potpourri”.
- Nama yang dikenal (street name)
Spice, K2, RedX Dawn, Paradise, Demon, Black Magic, Spike, Mr. Nice Guy, Ninja, Zohai, Dream, Genie, Sence, Smoke, Skunk, Serenity, Yucatan, Fire, Skooby Snax, dan Crazy Clown.
- Bagaimana ganja sintetis disalahgunakan?
Menyemprotkan atau menyampur kanabinoid sintetis pada bahan tanaman memberikan sarana untuk rute pemberian yang paling umum – merokok (menggunakan pipa, pipa air, atau menggulung bahan tanaman yang dicampur obat dalam kertas rokok). Selain kanabinoid yang dicampur pada bahan tanaman dan dijual sebagai poupourri dan incense, kanabioid cair dirancang untuk diuapkan melalui rokok elektronik sekali pakai atau yang dapat digunakan berulang kali.
- Apa efek ganja sitentis pada tubuh manusia?
Pusat kesehatan masyarakat dan pusat penanggulangan keracunan negara bagian telah mengeluarkan peringatan sebagai tanggapan terhadap efek kesehatan merugikan yang dikaitkan dengan penyalahgunaan produk herbal incense yang mengandung kanabinoid sintetis ini. Efek samping tersebut meliputi takikardia (denyut jantung meningkat), tekanan darah tinggi, kehilangan kesadaran, tremor, kejang, muntah, halusinasi, agitasi, kecemasan, pucat, mati rasa, dan kesemutan. Peringatan tersebut merupakan tambahan dari peringatan serupa yang berkaitan dengan penyalahgunaan kanabinoid sintetis yang telah dikeluarkan oleh berbagai pusat kesehatan masyarakat dan pusat penanggulangan keracunan lainnya. Dalam beberapa kasus, efek kesehatan yang merugikan tersebut dapat berlangsung lama bahkan setelah penggunanya berhenti menggunakan zat tersebut.

