Mind Matters: Respon Tubuh Terhadap Ganja

Apa itu kanabis (ganja)?

Ganja merujuk kepada daun kering, bunga, batang, dan biji tanaman ganja. Anda mungking pernah mendengar nama lain ganja, seperti “mariyuana”, “weed”, atau “pot”. Ganja mengandung ratusan senyawa kimia, termasuk Delta-9 tetrahydrocannabinol (THC). THC merupakan senyawa yang membuat orang merasakan efek “high” serta menyebabkan perubahan pada cara orang berpikir, merasakan, atau melihat hal-hal di sekitar mereka.

Orang mengira bahwa karena ganja merupakan tanaman, tidak akan ada dampak buruk bagi mereka. Namun, banyak narkoba berbahaya, seperti kokain, heroin, dan tembakau berasal dari tanaman.

Apa itu Delta-8 THC?

Delta-8 THC merupakan senyawa kimia lain yang ditemukan dalam tanaman ganja yang dapat membuat orang merasakan efek “high” senyawa ini dapat ditambahkan ke makanan seperti permen karet atau kue kering. Konsumi produk-produk yang mengandung senyawa ini dalam jumlah besar dapat menyebabkan kondisi darurat medis. Senyawa ini tidak disetujui penggunaannya oleh FDA untuk penggunaan yang aman.

Bagaimana cara orang menggunakan ganja?

Orang merokok ganja dengan cara menggulungnya seperti tembakau, atau dapat dihirup menggunakan alat seperti vape. Sejumlah orang berpikir bahwa vaping lebih aman karena mereka tidak menghirup asap. Namun, banyak penelitian menunjukkan bahwa vaping ganja berbahaya bagi tubuh dan otak manusia. Ganja juga dapat dicampurkan ke dalam makanan seperti kue kering, permen, permen karet, atau minuman. Produk-produk tersebut terkadang disebut sebagai produk yang dapat dimakan. Ganja juga dapat diolah menjadi minyak yang dihirup dengan cara dihisap atau vaping atau dioleskan ke kulit sebagai losion atau balsam.

Bagaimana cara ganja mempengaruhi otak?

THC dalam ganja dapat mempengaruhi sel otak (neuron) pada bagian otak yang mengendalikan memori, emosi, dan penilaian. Hal ini dapat menimbulkan beragam efek, seperti:

  • Merasa senang, rileks, atau “mabuk”.
  • Kurang terkoordinasi.
  • Kehilangan jejak waktu.
  • Merasa cemas, takut, tidak percaya—menjadi paranoid—atau panik, terutama setelah mengonsumsi ganja dalam jumlah besar.
  • Kesulitan membedakan mana yang nyata dan mana yang tidak, yang disebut mengalami episode psikotik.

Seiring waktu, THC dalam ganja dapat berdampak buruk pada otak. Senyawa tersebut dapat merubah otak sedemikian rupa sehingga orang sulit untuk belajar atau mengingat sesuatu.

Bagaimana cara ganja mempengaruhi otak?

Konsumsi ganja dapat mempengaruhi tubuh Anda dalam berbagai macam cara. Efek tersebut mencakup:

  • Membuat perut Anda sakit, nyeri perut, atau membuat Anda muntah.
  • Membuat Anda merasa lebih lapar.
  • Membuat jantung Anda berdetak lebih cepat.

Seiring waktu, ganja dapat menimbulkan masalah kesehatan yang berat, yang mencakup:

  • Masalah pernapasan jika dihisap atau diuapkan.
  • Batuk yang tidak kunjung sembuh, atau kerusakan paru-paru.

Apakah Anda tahu bahwa konsumsi ganja di masa remaja dapat merubah pertumbuhan otak?

Hal ini dapat terjadi karena otak remaja masih tumbuh dan berkembang hingga usia 20-an.

Apakah seseorang dapat mengalami ketergantungan terhadap ganja?

Orang yang menggunakan ganja dapat menjadi kecanduan. Kecanduan, atau yang juga disebut dengan gangguan penyalahgunaan narkoba, berarti seseorang yang terus-menerus mengonsumsi narkoba meskipun dapat menyebabkan masalah bagi mereka, baik di tempat kerja, sekolah, ataupun di rumah. Setiap orang dapat menjadi kecanduan ganja; tanpa melihat seberapa pintar Anda atau dimana Anda tinggal

Bahkan jika orang yang menggunakan ganja tidak menjadi kecanduan, sejumlah orang yang sering mengonsumsi ganja akan mengalami gejala putus obat jika mereka berhenti atau mengurangi jumlah dosis konsumsi karena tubuh mereka telah terbiasa dengan narkoba tersebut. Gejala putus obat dapat menyebabkan orang mudah marah atau gelisah, sulit tidur, mengalami nyeri perut, keringat berlebihan, atau gemetar.

Apakah produk ganja aman digunakan sebagai obat?

Pemerintah AS telah menyetujui sejumlah obat-obatan yang terbuat dari ganja. Obat-obatan tersebut tidak menimbulkan efek “high”. Hanya dokter yang dapat meresepkan obat tersebut. Para ilmuwan sedang meneliti dengan beragam cara untuk mengetahui apakah senyawa dalam ganja dapat mengobati masalah kesehatan, namun dibutuhkan waktu yang sangat lama untuk melaksanakan penelitian ini.

Apakah ganja legal?

Undang-undang bagi orang dewasa yang mengonsumsi ganja untuk tujuan rekreasi berbeda di setiap negara bagian, namun konsumsi ganja bersifat ilegal bagi remaja di semua negara bagian di AS.

Bagaimana jika seseorang yang saya kenal memerlukan pertolongan?

Jika Anda berpikir bahwa teman atau anggota keluarga Anda memiliki masalah penggunaan narkoba, bicarakan dengan orang dewasa yang Anda percaya – seperti orangtua, pelatih, atau guru – segera. Ingatlah bahwa pengobatan adiksi telah tersedia dan orang yang menggunakan narkoba dapat menjadi lebih baik.

Sumber: NIDA. 2025, February 28. Mind Matters: Cannabis (Marijuana). Retrieved from https://nida.nih.gov/research-topics/parents-educators/mind-matter-series/cannabis-marijuana on 2025, June 28  

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *