HIV-related mortality time trends among children and young adolescents

HIV-related mortality time trends among children and young adolescents on antiretroviral therapy by age, treatment duration, and region: a systematic review and meta-regression analysis

Jiawei HeEdmond BrewerAmanda NovotneyAustin CarterHilary PaulMagdalene K WaltersKemal Sherefa OumerReshma KassanjeeJoycelyn DameSophie DesmondeBrian EleyAzar KariminiaDenis NashPeter F RebeiroVanessa RouzierTavitiya SudjaritrukKara Wools-KaloustianConstantin T YiannoutsosMarcel YotebiengReed J D SorensenChristopher J L MurraySimon I HayAleksandr AravkinAbraham FlaxmanPeng ZhengHmwe H Kyu

Abstrak

Latar Belakang: Banyak penelitian kohort, yang lampau, menganalisis kematian pada anak-anak dan remaja muda (usia 0 – 14 tahun) yang menjalani pengobatan ART, namun belum ada tinjauan sistematis yang dilakukan untuk mensintesis hasil penelitian tersebut. Tujuan penelitian kami adalah untuk memberikan estimasi global yang paling komprehensif terkait mortalitas pediatrik pada anak-anak dan remaja yang menerima ART.

Metode Penelitian: Untuk analisis meta-regresi dan tinjauan sistematis, kami menggunakan PubMed dan Embase sejak 1 Januari 1990 hingga 31 Juli 2024 dalam mencari penelitian-penelitian yang melaporkan kematian pada anak-anak dan remaja usia muda dengan HIV dan menjalani ART. Kami menggunakan meta-regresi dengan Bayesian Priors, regularisasi, dan alat bantu potong, yang dikembangkan untuk the Global Burden of Disease study 2019 untuk analisis meta-regresi yang menganalisis kematian ketika menjalani ART per wilayah, angka atau persentase CD4, usia, jenis kelamin, dan durasi pengobatan. Kami menilai kekuatan hasil kami dengan melakukan analisis sensitivitas, membatasinya pada studi berkualitas baik menggunakan alat penilaian kualitas yang diadaptasi dari the Newcastle-Ottawa Scale dan the National Heart, Lung, and Blood Institute. Studi ini terdaftar di PROSPERO (CRD42022382702).

Hasil Penelitian: Penelusuran literatur kami mengidentifikasi 7588 catatan, yang 5853 di antaranya dinilai relevan untuk tinjauan judul dan abstrak. Setelah penyaringan, 1068 catatan dipilih untuk penilaian teks lengkap. Kami memasukkan 84 studi dalam tinjauan sistematis kami, yang 66 di antaranya dimasukkan dalam analisis meta-regresi. Analisis kami menunjukkan bahwa mortalitas terkait HIV untuk semua anak dan remaja muda (usia 0-14 tahun) menurun seiring waktu, antara tahun 2000 dan 2020 secara global, setelah disesuaikan dengan wilayah, jumlah sel CD4 awal, usia, durasi pengobatan, dan jenis kelamin. Selain itu, mortalitas terkait HIV menurun seiring dengan peningkatan jumlah sel CD4 saat inisiasi ART dan durasi pengobatan yang lebih lama. Terdapat variasi geografis yang cukup besar dalam risiko mortalitas. Di antara kelompok dengan tingkat kematian tinggi pada tahun 2020 (durasi ART <6 bulan, usia <1 tahun, laki-laki, dan jumlah sel CD4 terendah), angka kematian terkait HIV di seluruh wilayah berkisar dari 11,7 kematian (95% CI 8,3-15,4) per 100 orang-tahun di Afrika Sub-Sahara bagian timur hingga 72,0 kematian (47,1-98,1) per 100 orang-tahun di Asia-Pasifik. Di antara kelompok dengan tingkat kematian rendah pada tahun 2020 (durasi ART ≥1 tahun, usia 5-9 tahun, perempuan, dan jumlah sel CD4 tertinggi), angka kematian terkait HIV berkisar antara 0,09 kematian (0,07-0,10) per 100 orang-tahun di Afrika Sub-Sahara bagian timur hingga 0,20 kematian (0,03-0,80) per 100 orang-tahun di Amerika Latin dan Karibia.

Interpretasi: Pendekatan komprehensif bagi layanan pediatrik HIV sangatlah penting untuk meningkatkan hasil luaran kesehatan bagi anak-anak dan remaja muda dengan HIV. Secara klinis, pendekatan ini meliputi penguatan pencegahan transmisi vertikal, menjamin diagnosis dini pada bayi baru lahir, dan memulai pengobatan sesegera mungkin – idealnya ketika angka CD4 tinggi. Dari perspektif kebijakan, sistem kesehatan perlu mengatasi kesenjangan dalam akses perawatan dan hasil luaran kesehatan di seluruh wilayah, kelompok usia, dan jenis kelamin. Upaya perlu dilakukan dalam memprioritaskan minimalisasi dropout perawatan dan memperluas akses ke layanan HIV yang berkualitas baik. Strategi- strategi tersebut secara kolektif mendukung tujuan global untuk mengurangi beban HIV pediatrik.

Tautan ke artikel lengkap: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/40912259/       

Kalimat Kutipan: He J, Brewer E, Novotney A, Carter A, Paul H, Walters MK, Sherefa Oumer K, Kassanjee R, Dame J, Desmonde S, Eley B, Kariminia A, Nash D, Rebeiro PF, Rouzier V, Sudjaritruk T, Wools-Kaloustian K, Yiannoutsos CT, Yotebieng M, Sorensen RJD, Murray CJL, Hay SI, Aravkin A, Flaxman A, Zheng P, Kyu HH. HIV-related mortality time trends among children and young adolescents on antiretroviral therapy by age, treatment duration, and region: a systematic review and meta-regression analysis. Lancet HIV. 2025 Sep 2:S2352-3018(25)00168-7. doi: 10.1016/S2352-3018(25)00168-7. Epub ahead of print. PMID: 40912259.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *