Apakah psilocybin dapat digunakan sebagai obat?
Para peneliti sedang meneliti psilocybin sebagai pengobatan yang potensial untuk banyak gangguan kesehatan. Gangguan-gangguan yang dimaksud meliputi:
Gangguan penggunaan narkoba
Penelitian awal mengindikasikan bahwa psilocybin dapat membantu mengobati gangguan penggunaan narkoba, termasuk gangguan konsumsi tembakau. NIDA mendanai penelitian multi-site berskala besar mengenai efektivitas psilocybin dibandingkan dengan plester nikotin, yang dikombinasikan dengan terapi, untuk membantu orang berhenti merokok.
Depresi dan kecemasan
Terdapat bukti bahwa psilocybin dapat menjadi pengobatan yang efektif bagi gangguan depresi dan kecemasan. Untuk mendukung penelitian lebih lanjut, FDA memberikan penetapan Breakthrough Therapy (terapi terobosan) untuk sejumlah formulasi psilocybin yang sedang diteliti keamanan dan efikasinya sebagai pengobatan medis bagi depresi.
Depresi dan kecemasan
Penelitian menunjukkan bahwa sejumlah psychedelics dapat mengurangi kecemasan dan depresi pada pasien kanker, dan dapat meningkatkan kesejahteraan, kualitas hidup, penerimaan pasien akan penyakit yang dideritanya serta masalah terkait. The National Cancer Institute, bagian dari the National Institute of Health, membiayai uji klinis multi-site fase follow-up untuk meneliti kegunaan psilocybin dalam mengobati isu kesehatan mental yang terkait dengan kanker.

Bagaimana NIDA mendukung penelitian mengenai psilocybin?
NIDA melaksanakan dan mendukung penelitian praklinis (laboratorium) mengenai efek psilocybin terhadap tubuh dan otak, dan apakah ada senyawa serupa yang memiliki manfaat yang sama tanpa efek samping berupa halusinasi. NIDA juga mendukung penelitian klinis mengenai psilocybin sebagai zat terapeutik. Hal ini mencakup penelitian mengenai efektivitas dan keamanannya sebagai pengobatan bagi gangguan penggunaan narkoba dan membantu orang berhenti merokok.
Temukan lebih lanjut tentang penelitian NIDA terkait psilocybin di tautan berikut: https://reporter.nih.gov/search/9It4P2ODPEeoRPx7-tjCKQ/projects
| Poin-poin penting: Psilocybin merupakan senyawa kimia yang terkandung dalam sejumlah jenis jamur yang tumbuh di hampir seluruh benua. Jamur tersebut memiliki sejarah panjang terkait penggunaannya pada upacara tradisional. Sejumlah orang menggunakan jamur tersebut secara rekreasional atau mencoba memperbaiki kesehatan mentalnya, meskipun para peneliti masih memiliki banyak hal yang perlu dipelajari terkait penggunaan psilocybin sebagai pengobatan yang potensial.Dikenal sebagai shrooms atau magic mushrooms, jamur tersebut dapat menyebabkan orang mengalami pendengaran dan penglihatan yang terdistorsi serta kehilangan persepsi mereka akan ruang dan waktu. Orang yang mengonsumsi psilocybin mungkin merasakan emosi yang intens yang berkisar dari kebahagiaan hingga terror dan mengalami efek samping fisik seperti peningkatan detak jantung atau mual.Bersama dengan partner lainnya di NIH, NIDA mendukung penelitian mengenai psilocybin sebagai pengobatan klinis yang potensial bagi gangguan penggunaan narkoba dan penyakit mental lainnya. |
Sumber: NIDA. 2024, January 24. Psilocybin (Magic Mushrooms). Retrieved from https://nida.nih.gov/research-topics/psilocybin-magic-mushrooms on 2026, February 6

