Gangguan Kepribadian (Personality Disorders) – Bag 1

Apa yang dimaksud dengan gangguan kepribadian?

Kepribadian merupakan cara berpikir, merasakan, dan berperilaku yang membuat seseorang berbeda dari orang lain. Kepribadian merujuk kepada pola perilaku can ciri-ciri individu yang bersifat menetap dan telah ada sejak masa remaja atau dewasa muda. Aspek-aspek kepribadian mencakup cara orang berpikir tentang dirinya (misal, percaya diri atau kurang percaya diri), bagaimana mereka terhubung dengan orang lain (misal, pemalu atau ramah), cara mereka menginterpretasikan dan menangani kejadian di sekitarnya, serta cara mereka bereaksi secara emosional terhadap seluruh hal tersebut.

Sejumlah orang bersikap santai, sementara yang lainnya cenderung suka mengendalikan dan menuntut. Sejumlah orang pintar menyampaikan lelucin, sementara yang lainnya tidak suka mennjadi pusat perhatian namun menikmati lelucon orang lain. Sejumlah orang berjiwa bebas dan suka bersenang-senang namun tidak bertanggung jawab dalam hal ketepatan waktu memenuhi janji. Orang lainnya mungkin tidak terlalu emosional namun dapat dipercaya ucapannya. Mudah marah. Angkuh. Memiliki selera humor yang baik. Murah hati. Pelit. Perfeksionis. Ceroboh. Tertutup. Suka bersenang-senang. Seluruh hal tersebut merupakan deskripsi dari ciri-ciri kepribadian. Ketika ciri-ciri kepribadian tersebut menjadi ekstrim, ketika ciri-ciri tersebut menjadi kaku dan tidak fleksibel serta mempersulit individu dalam berinteraksi dengan orang lain dan menangani masalah dalam kehidupan maka orang tersebut mungkin memiliki gangguan kepribadian.

Kpribadian seseorang dipengaruhi oleh pengalaman, lingkungan (sekitar, situasi kehidupan), dan karakteristik yang diturunkan. Kepribadian seseorang umumnya tetap sama sepanjang waktu.

Tidaklah mudah untuk mendefinisikan “kepribadian yang sehat”, namun secara umum, kepribadian yang sehat memampukan seseorang untuk mengatasi stres kehidupan yang normal dan mengembangkan serta menjaga hubungan intim dan pertemanan yang memuaskan. Tentu saja, setiap orang pernah mengalami hari yang buruk dan sesekali berperilaku dengan cara yang tidak seperti biasanya. Namun, ketika pola berpikir, berperilaku, serta respon emosional dalam jangka panjang bersifat kaku, tidak fleksibel, dan menimbulkan stres atau gangguan yang signifikan dalam berfungsi di keseharian maka orang tersebut didiagnosis memiliki gangguan kepribadian. Untuk dikategorisasikan sebagai gangguan kepribadian, cara seseorang berpikir, merasakan, dan berperilaku menyimpang dari harapan budaya, menimbulkan stres atau masalah fungsi, serta berlangsung terus menerus seiring berjalannya waktu. Pola pengalaman dan perilaku biasanya dimulai pada masa remaja akhir atau dewasa muda serta menimbulkan masalah dalam menjalankan fungsinya. Tanpa pengobatan, gangguan kepribadian dapat  berlangsung dalam jangka waktu yang lama

Jenis-jenis gangguan kepribadian

Terdapat 10 macam gangguan kepribadian dalam DSM – 5 – TR. Gangguan kepribadian merupakan pola perilaku dan pengalaman batin jangka panjang yang berbeda secara signifikan dari yang diharapkan. Gangguan ini mempengaruhi setidaknya dua dari bidang-bidang berikut:

  • Cara berpikir tentang diri sendiri dan orang lain
  • Cara merespons secara emosional
  • Cara berhubungan dengan orang lain
  • Cara mengendalikan perilaku diri

Jenis-jenis gangguan kepribadian adalah sebagai berikut:

  1. Antisocial personality disorder
  2. Avoidant personality disorder
  3. Borderline personality disorder
  4. Dependent personality disorder
  5. Histronic personality disorder
  6. Narcissistic personality disorder
  7. Obsessive-compulsive personality disorder
  8. Paranoid personality disorder
  9. Schizoid personality disorder
  10. schizotypal personality disorder

Untuk mendiagnosis gangguan kepribadian diperlukan tenaga kesehatan mental profesional yang dapat mengevaluasi pola fungsi dan gejala jangka panjang. Orang yang berusia di bawah 18 tahun umumnya tidak didiagnosis dengan gangguan kepribadian karena kepribadian mereka masih terus berkembang. Sejumlah orang dengan gangguan kepribadian mungkin tidak mengenali adanya masalah tersebut. Selain itu, seseorang dapat mengalami lebih dari satu gangguan kepribadian. Diperkirakan 9% orang dewasa di Amerika Serikat memiliki setidaknya satu gangguan kepribadian.

Tautan ke artikel asli: https://www.psychiatry.org/patients-families/personality-disorders/what-are-personality-disorders  

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *