Apa yang dimaksud dengan lipodistrofi?
Lipodistrofi merujuk kepada perubahan lemak tubuh yang mempengaruhi sejumlah ODHIV. Lipodistrofi mencakup penimbunan lemak tubuh, penurunan lemak tubuh, atau keduanya.
Penimbunan lemak (yang juga disebut dengan lipohipertrofi) dapat terjadi:
• Di sekitar organ dalam perut
• Di bagian belakang leher di antara kedua bahu (disebut punuk kerbau)
• Di payudara
Penurunan lemak tubuh (yang juga disebut dengan lipoatrofi) dapat terjadi:
• Di lengan dan kaki
• Di bokong
• Di wajah
Apa yang menyebabkan lipodistrofi?
Lipodistrofi dapat disebabkan oleh infeksi HIV atau obat yang digunakan untuk mengobati HIV, namun penyebab jelasnya belum diketahui. Obat HIV baru, kecil kemungkinannya, mengakibatkan lipodistrofi dibandingkan dengan obat HIV yang dikembangkan di masa lalu.
Lipodistrofi bukan suatu kekhawatiran bagi kebanyakan ODHIV yang baru mulai pengobatan HIV saat ini, karena obat HIV yang baru kecil kemungkinannya menimbulkan lipodistrofi.
Bagaimana cara mengobati lipodistrofi?
Jika Anda mengalami lipodistrofi, konsultasikan dengan dokter Anda terkait dengan pilihan pengobatan yang tersedia. Dokter Anda mungkin akan merekomendasikan Anda untuk beralih ke obat HIV lainnya.
Terdapat sejumlah cara untuk mengelola lipodistrofi. Membuat perubahan pola makan dan berolahraga secara teratur dapat membantu membangun otot dan mengurangi lemak perut.
Sedot lemak (operasi pengangkatan lemak) dan suntik pengisi wajah terkadang digunakan untuk mengelola lipodistrofi. Terdapat obat-obatan yang dapat mengurangi efek lipodistrofi.
Poin-Poin Penting:
– Lipodistrofi merujuk kepada perubahan lemak tubuh yang mempengaruhi sejumlah ODHIV.
– Lipodistrofi mencakup penimbunan lemak tubuh, penurunan lemak tubuh, atau keduanya.
– Lipodistrofi dapat disebabkan oleh infeksi HIV atau obat yang digunakan untuk mengobati HIV, namun penyebab jelasnya belum diketahui. Obat HIV baru, kecil kemungkinannya, mengakibatkan lipodistrofi dibandingkan dengan obat HIV yang dikembangkan di masa lalu.
– Lipodistrofi bukan suatu kekhawatiran bagi kebanyakan ODHIV yang baru mulai pengobatan HIV saat ini, karena obat HIV yang baru kecil kemungkinannya menimbulkan lipodistrofi.
Tautan ke artikel asli: https://hivinfo.nih.gov/understanding-hiv/fact-sheets/hiv-and-lipodystrophy

