HTPN 078: an enhanced case management study to achieve viral suppression among viremic HIV-positive men who have sex with men in the United States
Robert H Remien, Jagadīśa-Devaśrī Dacus, Jason E Farley, James P Hughes, Theresa Gamble, Zhe Zoe Wang, D Scott Batey, Kenneth H Mayer, Carlos Del Rio, Iván C Balán, Risha Irvin, Kate M Mitchell, Vanessa Cummings, Susan H Eshleman, Donaldson F Conserve, Justin Knox, Kaiyue Yu, Chris Beyrer; HPTN 078 Study Team

Abstrak
Tujuan Penelitian: Setelah mengidentifikasi dan merekrut laki-laki yang berhubungan seks (LSL) dengan laki-laki yang terinfeksi HIV dan tidak mengalami penekanan jumlah virus, penelitian ini berupaya meningkatkan pengobatan dan perawatan melalui manajemen kasus untuk meningkatkan proporsi LSL yang mencapai kondisi penekanan jumlah virus.
Disain Penelitian: Partisipan diacak ke dalam satu dari dua kelompok penelitian: standard of care (SOC; layanan standar) atau intervensi enhanced case management (CM; manajemen kasus yang ditingkatkan). Partisipan menjalani masa follow-up selama 12 bulan dengan penilaian studi per 3 bulan, dengan pengambilan sampel darah untuk tes CD4, tes HIV viral load (hasil utama yang telah ditentukan sebelumnya), dan penyimpanan plasma.
Metode Penelitian: Partisipan diidentifikasi melalui respondent-driven sampling dan rekrutmen langsung serta melalui undangan untuk berpartisipasi dalam uji klinis acak ini. Intervensi CM memberikan rangkaian dukungan layanan yang mencakup edukasi kesehatan, koordinasi layanan klinis, dukungan kepatuhan pengobatan, serta bantuan layanan sosial. Penilaian studi bulan ke-12 mencakup pertanyaan mengenai penggunaan layanan kesehatan, stigma, penggunaan narkoba, dan kesehatan jiwa.
Hasil Penelitian: Diantara 144 partisipan yang tidak mengalami penekanan jumlah virus di awal penelitian (baseline), yang sebelumnya memiliki hasil tes HIV positif; adalah kulit hitam, non-Hispanik, laki-laki biseksual dan gay, berusia sekitar 22 – 50 tahun. Di antara 128 peserta pada kunjungan studi terakhir, 68 mengalami penekanan virus, tanpa perbedaan signifikan secara statistik antara kelompok CM dan SOC (penekanan virus masing-masing 42% dan 53%, berturut-turut; adjusted odds ration = 0,62 [P = 0,15; confidence interval 95%: 0,32, 1,2]).
Kesimpulan: Pencapaian target setidaknya 90% penekanan jumlah virus yang berkelanjutan pada semua orang dengan HIV kemungkinan memerlukan lebih dari sekadar pendekatan CM tingkat individu yang mengatasi hambatan ke perawatan dan pengobatan optimal di berbagai tingkat.
Tautan ke artikel lengkap: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/36541636/
Kalimat Kutipan: Remien RH, Dacus JD, Farley JE, Hughes JP, Gamble T, Wang ZZ, Batey DS, Mayer KH, Del Rio C, Balán IC, Irvin R, Mitchell KM, Cummings V, Eshleman SH, Conserve DF, Knox J, Yu K, Beyrer C; HPTN 078 Study Team. HTPN 078: an enhanced case management study to achieve viral suppression among viremic HIV-positive men who have sex with men in the United States. AIDS. 2023 Feb 1;37(2):217-231. doi: 10.1097/QAD.0000000000003411. Epub 2022 Oct 21. Erratum in: AIDS. 2023 Mar 01;37(3):557. doi: 10.1097/01.aids.0000919456.34868.bd. PMID: 36541636; PMCID: PMC9983736.

