Mengenal Pengobatan Metadon (Seri 2)

Obat-Obatan Bagi Gangguan Penggunaan Opioid

Apa yang dimaksud dengan metadon?

Metadon merupakan obat opioid yang telah digunakan selama lebih dari 50 tahun untuk mengobati gangguan penggunaan opioid. obat ini bekerja dengan cara mengikat dan mengaktivasi molekul yang sama pada neuron (sel saraf), yang disebut dengan reseptor mu-opioid, seperti kerja heroin, fentanil, dan opioid lainnya. Namun, metadon lebih lamban dalam mengaktivasi reseptor tersebut dan tinggal lebih lama di tubuh dibandingkan opioid. Akibatnya, metadon menghasilkan intensitas rasa senang yang lebih rendah pada pengguna opioid serta mengurangi gejala putus obat dan ketagihan (craving).

Dimana pengguna opioid bisa mendapatkan pengobatan metadon?

Di AS, metadon hanya tersedia di klinik program perawatan opioid yang telah diakui. Ketika seseorang memulai perawatan bagi gangguan penggunaan opioid, mereka biasanya datang ke lokasi program setiap hari atau hampir setiap hari untuk menerima pengobatan tersebut. Namun, sejak tahun 2020, peraturan baru mengizinkan orang yang telah berada dalam perawatan selama jangka waktu tertentu membawa pulang hingga 28 dosis metadon dari klinik tempat mereka berobat. Penelitian-penelitian yang didukung oleh NIDA telah menunjukkan bahwa pemberian lebih banyak dosis metadon untuk dibawa pulang merupakan hal yang aman dan dapat membantu orang untuk tetap berada dalam perawatan, memperoleh hasil perawatan yang lebih baik, serta membawa perubahan hidup yang lebih positif dalam diri mereka.

Tautan ke materi lengkap:

NIDA. 2025, March 20. Medications for Opioid Use Disorder. Retrieved from https://nida.nih.gov/research-topics/medications-opioid-use-disorder on 2026, October 2

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *