In their own words: language preferences of individuals who use heroin
Ekaterina Pivovarova, Michael D Stein

Abstrak
Latar Belakang dan Tujuan: penggunaan bahasa yang seragam, menghargai dan tidak menghakimi untuk menggambarkan individu dengan gangguan penggunaan narkoba (substance use disorders; SUD) direkomendasikan untuk mengurangi stigma. Namun demikian, penelitian yang ada terkait dengan penggunaan label terhadap penggunaan narkoba banyak berfokus pada penyedia layanan dan masyarakat umum, dan pada tingkat yang lebih rendah, terhadap individu yang berada di tahap pemulihan jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan membandingkan label yang individu pengguna heroin serta yang memulai perawatan SUD (1) gunakan untuk menggambarkan diri mereka dan ketika berbicara dengan orang lain yang menggunakan narkoba, dengan keluarga dan dengan penyedia layanan, dan (2) memilih untuk dipanggil dan tidak pernah ingin dipanggil dengan label tersebut.
Disain Pebelitian dan Setting: Penelitian ini merupakan studi potong-lintang menggunakan sampel praktis dari individu yang memulai program rawatan putus obat rawat inap terkelola di Massachusetts, AS.
Partisipan Penelitian: Dari bulan Oktober 2017 sampai dengan bulan Mei 2018, sebanyak 263 partisipan mengikuti penelitian ini.
Ukuran Penelitian: Partisipan melengkapi survei mengenai (1) label yang mereka gunakan untuk mendeskripsikan diri mereka dan ketika berbicara dengan pengguna narkoba lainnya, dengan penyedia layanan, keluarga, dan pada pertemuan 12-Langkah, dan (2) untuk mengidentifikasi label apa yang mereka tidak ingin digunakan dan ingin digunakan oleh orang lain ketika merujuk mereka.
Hasil Penelitian: Lebih dari 70% partisipan menggunakan kata “pecandu” untuk menggambarkan diri mereka dan ketika berbicara dengan orang lain. Namun, penggunaan “pecandu” bervariasi berdasarkan konteks, dan umum digunakan pada program 12-Langkah. Kurang dari 15% melaporkan menggunakan kata “pengguna” atau bahasa gaul lainnya, umumnya “junkie”, dalam bentuk komunikasi apapun. Label yang paling banyak dipilih untuk digunakan oleh orang lain ketika merujuk mereka adalah “orang yang menggunakan narkoba”, sementara label yang partisipan tidak pernah ingin dipanggil dengan sebutan tersebut adalah “penyalahguna heroin” atau “pecandu heroin”.
Kesimpulan: Pilihan label oleh individu yang menggunakan heroin dan yang berada pada tahap awal pemulihan sesuai dengan pedoman umum mengenai penggunaan bahasa orang-pertama dan menunjukkan penghindaran penggunaan bahasa yang mengindikasikan penyalahgunaan atau ketergantungan narkoba.
Tautan ke artikel lengkap: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/31140667/
Kalimat Kutipan: Pivovarova E, Stein MD. In their own words: language preferences of individuals who use heroin. Addiction. 2019 Oct;114(10):1785-1790. doi: 10.1111/add.14699. Epub 2019 Jul 11. PMID: 31140667; PMCID: PMC6732023.

