IMS dan Gay

Ringkasan

Infeksi menular seksual (IMS) adalah virus, bakteri, jamur, atau parasit yang dapat berpindah dari orang ke orang melalui kontak seksual. Penyakit menular seksual (PMS) berkembang dari IMS. PMS mengimplikasikan bahwa IMS berkembang menjadi sejumlah gejala dari suatu penyakit.

Setiap orang yang berhubungan seks dapat tertular IMS. Namun demikian, gay, biseksual, dan Laki-laki seks dengan laki-laki (LSL) yang aktif secara seksual berisiko lebih tinggi tertular IMS. LSL berisiko tinggi tertular sifilis dan menyumbang lebih dari separuh jumlah kasus baru HIV.

Tanda dan gejala

Sebagiani besar IMS tidak menunjukkan gejala atau tanda-tanda. Oleh karenanya, Anda atau pasangan seks Anda mungkin saja positif IMS namun tidak mengetahuinya.

Faktor risiko

Gay ,biseksual, dan LSL berisiko tinggi tertular IMS.

Cara penyebaran

IMS menyebar melalui kontak seksual dengan seseorang yang positif IMS. Kontak seksual mencakup hubungan seks oral, hubungan seks anal/vagina, dan kontak kulit-kulit pada alat kelamin.

Pencegahan

Satu-satunya untuk tidak tertular IMS adalah dengan tidak berhubungan seks. Namun, Anda dapat mengurangi risiko penularan dengan:

  • Belajar: memahami cara penularan IMS. Kenali pasangan seks Anda dan bicarakan tentang tes IMS.
  • Vaksinasi:  CDC merekomendasikan vaksinasi hepatitis A dan B, serta HPV. Vaksin hepatitis A umumnya diberikan sesaat setelah persalinan. Vaksin HPV direkomendasikan untuk pria hingga usia 26 tahun.
  • Tes: tes IMS rutin melindungi Anda dan pasangan Anda dari infeksi.
  • Konsisten: gunakan kondom secara benar setiap kali berhubungan seks.
  • Tetap waspada: alkohol/narkoba dapat menurunkan hambatan, mengarah ke perilaku berisiko, seperti berhubungan seks tanpa kondom

Tes dan diagnosis

Sebagian besar IMS tidak menunjukkan gejala atau tanda-tanda. Oleh karena itu, CDC merekomendasikan agar gay, biseksual, dan LSL yang aktif secara seksual untuk melakukan tes:

  • HIV, setidaknya satu kali dalam setahun
  • Sifilis,
  • Hepatitis B,
  • Hepatitis C berdasarkan faktor risiko
  • Klamidia dan gonore pada rektum jika Anda pernah melakukan hubungan seks anal dalam setahun terakhir
  • Gonore pada tenggorokan jika Anda melakukan hubungan seks oral dalam setahun terakhir

Perawatan dan pemulihan

Sebagian besar IMS dapat didiagnosis dan diobati dengan mudah. Jika Anda atau pasangan Anda mengalami IMS, Anda berdua perlu menjalani pengobatan pada waktu yang sama.

Poin-Poin Penting:   Laki-laki seks dengan laki-laki (LSL) cenderung mudah tertular infeksi menular seksual (IMS).Sebagian besar IMS tidak menunjukkan tanda atau gejala.Satu-satunya cara untuk mengetahui status IMS Anda adalah dengan melakukan tes.  

Tautan ke artikel asli:

  1. https://www.cdc.gov/sti/about/about-stis-and-gay-men.html

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *