Mind Matters: Respon Tubuh Terhadap Inhalan

Apa itu Inhalan?

Inhalan merupakan senyawa kimia yang ditemukan di produk harian dalam rumah tangga (seperti bensin, pestisida, dll) yang digunakan oleh sejumlah orang untuk mendapatkan efek “high”. Karena inhalan banyak ditemukan di sekitar rumah, orang tidak mengira bahwa senyawa ini berbahaya. Akan tetapi, senyawa ini dapat sangat berbahaya bagi otak.

Bagaimana cara orang menggunakan inhalan?

Orang yang mengonsumsi inhalan menghirup uapnya melalui hidung atau mulut. Tindakan ini disebut dengan “sniffing”, “snorting”, atau “huffing”. Karena efek “high” dari inhalan hanya berlangsung selama beberapa detik atau menit, orang yang menggunakan inhalan melakukannya berulang kali untuk mendapatkan efek “high” yang lebih lama.

Sejumlah produk yang digunakan sebagai inhalan oleh orang adalah:

  • Pemantik api
  • Penghapus cat kuku
  • Spidol berujung lancip
  • Pewangi ruangan
  • Cat semprot
  • Pengencer cat
  • Semprotan rambut
  • Kaleng krim kocok
  • Produk pembersih
  • Pembersih keyboard

Bagaimana cara inhalan bekerja?

Inhalan dapat mengubah cara otak berkomunikasi dengan bagian tubuh lainnya sehingga dapat menyebabkan Anda merasa mabuk atau “high”. Banyak inhalan mempengaruhi otak serupa dengan cara depresan mempengaruhi otak, seperti obat penenang atau alkohol; meskipun efek inhalan biasanya berlangsung lebih pendek. Inhalan lainnya seperti nitrit dapat memperbesar ukuran pembuluh darah dan membuat jantung Anda berdenyut lebih cepat. Nitrit dapat ditemukan di pengharum ruangan dan obat-obatan. Senyawa ini dapat menyebabkan Anda merasa sangat gerah dan “jumpy”.

Apakah seseorang dapat mengalami ketergantungan inhalan?

Sangat jarang terjadi, namun YA, seseorang dapat mengalami ketergantungan terhadap inhalan. Seiring waktu, inhalan dapat mengubah cara kerja otak sehingga Anda akan merasa sangat sakit jika tidak menggunakannya. Hal ini dapat menyebabkan seseorang sulit untuk berhenti menggunakan inhalan. Kondisi ini disebut dengan adiksi atau kecanduan atau ketergantungan.

Jangan lupa! Setiap orang dapat mengalami kecanduan inhalan tanpa memandang dimana Anda tinggal atau seberapa pintar Anda. Tidak ada cara untuk memprediksi siapa yang dapat mengalami kecanduan zat ini.

Bagaimana cara inhalan mempengaruhi tubuh dan otak?

Efek jangka pendek

  • Pusing
  • Melihat atau mendengar hal-hal yang tidak nyata
  • Bicara tidak jelas
  • Kurangnya kontrol tubuh

Efek jangka panjang

  • Kerusakan otak
  • Masalah pendengaran
  • Gagal hati dan gagal ginjal

Bagaimana jika seseorang yang saya kenal memerlukan pertolongan?

Jika Anda berpikir bahwa teman atau anggota keluarga Anda memiliki masalah penggunaan narkoba, bicarakan dengan orang dewasa yang Anda percaya – seperti orangtua, pelatih, atau guru – segera. Ingatlah bahwa pengobatan adiksi telah tersedia dan orang yang menggunakan narkoba dapat menjadi lebih baik.

Sumber: NIDA. 2019, November 1. Mind Matters: The Body’s Response to Inhalants. Retrieved from https://nida.nih.gov/research-topics/parents-educators/mind-matter-series/inhalants on 2025, June 21   

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *