A synthesis of Recent Evidence

Integrating Comprehensive Geriatric Assessment Into HIV Care Systems in Indonesia: A synthesis of Recent Evidence

Linli Lindayani, Irma Darmawati, Heni Purnama, Bhakti Permana

Abstrak

Kombinasi ARV telah meningkatkan kesehatan dan harapan hidup orang dengan HIV (ODHIV). Komorbiditas dan sindrom geriatri lebih sering terjadi pada ODHIV dibandingkan pada populasi umum. Hasilnya, ODHIV menghadapi kebutuhan dan karakteristik yang unik terkait dengan proses penuaan. Sistem layanan kesehatan perlu bersiap dalam menghadapi masalah ini, tidak hanya berfokus pada supresi virus dan manajemen kombinasi ARV, namun juga pada komorbiditas non-AIDS kronis dan sindrom geriatri. Akan tetapi, terdapat data yang terbatas mengenai penilaian geriatrik pada ODHIV. Artikel ini bertujuan untuk menampilkan temuan dari penelusuran literatur yang mengintegrasikan isu terkait usia dalam manajemen kasus HIV bagi tenaga kesehatan yang merawat ODHIV di Indonesia untuk dipertimbangkan. Pengintegrasian  penilaian geriatrik komprehensif (comprehensive geriatric assessment; CGA) ke dalam layanan HIV merupakan hal yang esensial. Namun demikian, sejumlah isu krusial perlu dipertimbangkan sebelum penerapan CGA ke dalam layanan primer HIV, termasuk kerentanan sosial, kesenjangan ekonomi, dan stigma terkait usia. Pengembangan pedoman bagi penerapan CGA dalam klinik primer HIV menjadi sebuah prioritas. Penelitian-penelitian HIV pada populasi lanjut usia di Indonesia perlu dilakukan untuk memahami beban sindrom geriatri.

Tautan ke artikel lengkap: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/32024732/                                       

Kalimat Kutipan: Lindayani L, Darmawati I, Purnama H, Permana B. Integrating Comprehensive Geriatric Assessment Into HIV Care Systems in Indonesia: A Synthesis of Recent Evidence. Creat Nurs. 2020 Feb 1;26(1):9-16. doi: 10.1891/1078-4535.26.1.9. PMID: 32024732.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *