Gangguan Kepribadian (Personality Disorders) Bag. 6

Pengobatan

Sejumlah psikoterapi tertentu telah menunjukkan efektivitasnya dalam mengobati gangguan kepribadian. Idealnya, selama sesi psikoterapi, individu akan mendapatkan wawasan dan pengetahuan mengenai gangguan yang dialaminya, faktor-faktor yang berkontribusi terhadap gejalanya, dan dapat berbicara mengenai pikiran, perasaan, dan perilaku. Psikoterapi dapat membantu seseorang memahami masalah pada fungsi dan hubungannya. Jenis perawatan bergantung pada gangguan kepribadian yang dialami, tingkat keparahannya, serta keadaan individu tersebut.

Jenis-jenis psikoterapi yang umunya digunakan adalah:

  • Terapi psikoanalitik/psikodinamik/berfokus pada transferensi
  • Dialectical behavior therapy
  • Cognitive behavioral therapy
  • Group therapy
  • Psikoedukasi (mengajarkan individu dan anggota keluarga mengenai diagnosis, penanganan, serta cara-cara koping)

Tidak ada obat-obatan khusus untuk menangani gangguan kepribadian. Namun pada sejumlah kasus, obat-obatan seperti antidepresan, anti-ansietas  atau obat penstabil suasana hati, dapat membantu mengobati sejumlah gejala dari gangguan kepribadian yang dialami individu. Gejala jangka panjang atau yang berat membutuhkan pendekatan tim tenaga ahli seperti dokter umum, psikiater, psikolog, tenaga sosial, dan anggota keluarga.

Selain itu, untuk melibatkan pasien secara aktif dalam mengembangkan rencana perawatan, sejumlah strategi perawatan diri dan koping dapat membantu orang dengan gangguan kepribadian.

  • Pelajari tentang gangguan yang dialami. Pengetahuan dan pemahaman dapat membantu memberikan motivasi dan kekuatan.
  • Tetap aktif. Aktivitas fisik dan olahraga dapat membantu mengelola berbagai gejala, seperti depresi, stres, dan kecemasan.
  • Hindari narkoba dan alkohol. Alkohol dan zat terlarang dapat memperburuk gejala atau berinteraksi dengan obat-obatan yang sedang dikonsumsi.
  • Jalani perawatan medis secara rutin. Jangan abaikan pemeriksaan kesehatan atau perawatan berkala dari dokter keluarga Anda.
  • Bergabung dengan kelompok dukungan yang beranggotakan orang-orang lain yang juga mengalami gangguan kepribadian.
  • Menulis jurnal untuk mengekspresikan emosi Anda.
  • Coba teknik relaksasi dan manajemen stres, seperti yoga dan meditasi.
  • Tetap menjaga hubungan dengan keluarga dan teman-teman; hindari mengisolasi diri.

Sumber: Adaptasi dari Mayo Clinic, Personality Disorder

Anggota keluarga merupakan hal yang penting dalam pemulihan individu serta dapat bekerja sama dengan tenaga kesehatan dengan cara yang paling efektif untuk membantu dan mendukung individu yang mengalami gangguan kepribadian. Namun memiliki anggota keluarga dengan gangguan kepribadian juga bisa terasa menyedihkan dan penuh tekanan. Anggota keluarga dapat memperoleh manfaat dengan berbicara kepada tenaga kesehatan mental yang dapat memberikan bantuan ketika menjalani koping dengan kesulitan-kesulitan

Tautan ke artikel asli: https://www.psychiatry.org/patients-families/personality-disorders/what-are-personality-disorders    

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *