Analisa terhadap bahasa sosial media menggunakan model AI memprediksi tingkat keparahan depresi pada orang kulit putih Amerika, namun tidak pada orang kulit hitam Amerika
Para peneliti dapat memprediksi tingkat keparahan depresi pada orang kulit putih, namun tidak pada orang kulit hitam dengan menggunakan model computer berbasis bahasa standard untuk menganalisa postingan di Facebook. Kata-kata serta frasa yang terkait dengan depresi, seperti kata ganti orang pertama dan kata-kata emosi negative, tiga kali lebih dapat memprediksi keparahan depresi pada orang kulit putih dibandingkan pada orang kulit hitam.
Penelitian tersebut, yang dipublikasikan di the Proceedings of the National Academy of Sciences, ditulis bersama oleh para peneliti dari University of Pennsylvania, Philadelphia, dan the National Institute on Drug Abuse (NIDA), bagian dari the National Institutes of Health (NIH), yang juga mendanai penelitian tersebut.
Tertarik membaca beritanya lebih lanjut? Lihat tautan berikut: https://nida.nih.gov/news-events/news-releases/2024/03/analysis-of-social-media-language-using-ai-models-predicts-depression-severity-for-white-americans-but-not-black-americans
Tautan ke artikel lengkap: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/38530887/

