Shinbe Choi, Matthew R. Irwin & Eugene A. Kiyatkin
Dasar Pemikiran
Dalam beberapa tahun terakhir, Xylazine muncul sebagai penyumbang meningkatnya angka kematian akibat overdosis opioid-positif di Amerika Serikat. Meskipun peran pastinya dalam kematian akibat overdosis yang disebabkan oleh opiod masih belum banyak diketahui, Xylazine diketahui dapat menekan fungsi vital dan menyebabkan hipotensi, bradikardia, hipotermia, dan depresi pernapasan.
Tujuan Penelitian
Dalam penelitian ini, kami meneliti efek hipoksia dan hipotermia pada otak dari Xylazine dan campurannya dengan fentanil dan heroin pada tikus yang bergerak bebas.
Hasil Penelitian
Dalam percobaan suhu, kami menemukan bahwa xylazine intravena pada dosis rendah yang relevan dengan manusia (0,33, 1,0, 3,0 mg/kg) secara dependen menurunkan aktivitas alat gerak dan menginduksi hipotermia otak dan tubuh yang ringan namun berkepanjangan. Dalam percobaan elektrokimia, kami menemukan bahwa xylazine pada dosis yang sama secara dependen menurunkan oksigenasi nucleus accumbens. Berbeda dengan penurunan yang relatif ringan namun berkepanjangan yang diinduksi oleh xylazine, fentanil intravena (20 µg/kg) dan heroin (600 µg/kg) menginduksi respons oksigen otak bifasik yang lebih kuat, dengan penurunan awal yang cepat dan kuat, akibat dari depresi pernapasan, diikuti oleh peningkatan yang lebih lambat dan lebih lama yang mencerminkan fase kompensasi pasca-hipoksia, dengan fentanil bertindak lebih cepat daripada heroin.
Campuran xylazine-fentanil menghilangkan fase hiperoksik dari respons oksigen dan hipoksia otak yang berkepanjangan, menunjukkan pelemahan mekanisme kompensasi otak yang diinduksi xylazine untuk menangkal hipoksia otak. Campuran xylazine-heroin sangat mempotensiasi penurunan oksigen awal, dan polanya tidak memiliki bagian hiperoksik dari respons oksigen bifasik, menunjukkan hipoksia otak yang lebih kuat dan berkepanjangan.
Kesimpulan
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa xylazine memperburuk efek yang membahayakan nyawa dari opioid, menyebabkan hipoksia otak yang memburuk sebagai mekanisme yang berkontribusi terhadap kematian akibat overdosis terhadap opioid xylazine positif.
Tautan ke artikel lengkap: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/37340247/
Kalimat kutipan:
Choi S, Irwin MR, Kiyatkin EA. Xylazine effects on opioid-induced brain hypoxia. Psychopharmacology (Berl). 2023 Jul;240(7):1561-1571. doi: 10.1007/s00213-023-06390-y. Epub 2023 Jun 21. PMID: 37340247; PMCID: PMC10775769.

