Intervensi yang didanai oleh NIH tidak memberikan dampak terhadap angka kematian akibat overdosis selama periode evaluasi.
Intervensi-berdasarkan-data yang melibatkan komunitas untuk secara cepat menerapkan praktik berbasis bukti ilmiah agar dapat menurunkan kematian akibat overdosis opioid – seperti meningkatkan distribusi nalokson dan meningkatkan akses ke pengobatan bagi gangguan penyalahgunaan opioid – tidak menghasilkan penurunan signifikan secara statiskan pada angka kematian overdosis opioid selama periode evaluasi, menurut hasil penelitian HEALing (Helping to End Addiction Long-Term) Communities Study yang didanai the National Institutes of Health.
Para peneliti mengidentifikasi pandemik COVID-19 dan meningkatnya prevalensi fentanil pada pasar obat terlarang – termasuk yang dicampur dengan kokain dan metamfetamin – sebagai faktor-faktor yang cenderung melemahkan dampak intervensi tersebut terhadap upaya menurunkan kematian akibat overdosis opioid.
Tautan ke berita lengkap: NIH-funded intervention did not impact opioid-related overdose death rates over evaluation period
Tautan ke artikel: Community-Based Cluster-Randomized Trial to Reduce Opioid Overdose Deaths

