Efficacy of Dialectical Behavior Therapy for Adolescents at High Risk for Suicide: A Randomized Clinical Trial
Elizabeth McCauley, Michele S Berk, Joan R Asarnow, Molly Adrian, Judith Cohen, Kathyrn Korslund, Claudia Avina, Jennifer Hughe, Melanie Harned, Robert Gallop, Marsha M Linehan

Abstrak
Nilai Penting: Bunuh diri merupakan penyebab utama kematian di kalangan berusia 10 – 24 tahun di Amerika Serikat. Bukti ilmiah mengenai perawatan efektif bagi remaja yang terlibat dalam perilaku bunuh diri dan melukai diri sendiri masih terbatas.
Tujuan Penelitian: Untuk mengevaluasi efikasi dari Dialectical Behavior Therapy (DBT) dibandingkan dengan individual and group supportive therapy (IGST) untuk mengurangi upaya bunuh diri, tindakan melukai diri sendiri yang bukan bertujuan bunuh diri, dan tindakan melukai diri sendiri secara keseluruhan di kalangan remaja berisiko tinggi.
Disain, Setting, dan Partispan Penelitian: Uji klinis acak ini dilakukan mulai 1 Januari 2012 hingga 31 Agustus 2014 di 4 pusat medis akademik. Sebanyak 173 partisipan (jumlah 195; 22 mengundurkan diri atau dikeluarkan) berusia 12 hingga 18 tahun dengan upaya bunuh diri sebelumnya (≥3 episode melukai diri sendiri sebelumnya, ide bunuh diri, atau disregulasi emosi) diteliti. Randomisasi adaptif menyeimbangkan partisipan dalam berbagai kondisi di lokasi penelitian berdasarkan usia, jumlah upaya bunuh diri sebelumnya, dan penggunaan obat psikotropika. Partisipan ditindaklanjuti selama 1 tahun.
Intervensi: Partisipan penelitian secara acak dikelompokkan ke dalam DBT atau IGST. Durasi perawatan adalah 6 bulan. Kedua kelompok menjalani psikoterapi individual dan kelompok setiap minggu, pertemuan konsultasi terapis, dan kontak dengan orangtua jika diperlukan.
Pengukuran Dampak Utama: Hasil yang direncanakan adalah upaya bunuh diri, tindakan melukai diri sendiri yang bukan bertujuan bunuh diri, dan tindakan melukai diri sendiri secara total yang dinilai menggunakan the Suicide Attempt Self-Injury Interview.
Hasil Penelitian: Sebanyak 173 remaja (163 [94,8%] perempuan dan 97 [56,4%] kulit putih; usia rata-rata [SD], 14,89 [1,47] tahun) diteliti. Keuntungan signifikan ditemukan untuk DBT pada semua hasil primer setelah perawatan: upaya bunuh diri (65 [90,3%] dari 72 menerima DBT vs 51 [78,9%] dari 65 menerima IGST tanpa upaya bunuh diri; odds ratio [OR], 0.30; 95% CI, 0.10-0.91), melukai diri sendiri tanpa maksud bunuh diri (41 [56,9%] dari 72 menerima DBT vs 26 [40,0%] dari 65 menerima IGST tanpa melukai diri sendiri; OR, 0,32; 95% CI, 0,13-0,70), dan melukai diri sendiri (39 [54,2%] dari 72 menerima DBT vs 24 [36,9%] dari 65 menerima IGST tanpa melukai diri sendiri; OR, 0,33; 95% CI, 0,14-0,78). Angka melukai diri sendiri menurun selama follow-up 1 tahun. Manfaat DBT menurun, tanpa perbedaan antar kelompok yang signifikan secara statistik dari 6 hingga 12 bulan (OR, 0,65; 95% CI, 0,12-3,36; P = 0,61). Tingkat penyelesaian pengobatan lebih tinggi pada DBT (75,6%) dibandingkan pada IGST (55,2%), tetapi pattern-mixture models menunjukkan bahwa perbedaan ini tidak memengaruhi hasil secara informatif.
Kesimpulan dan relevansi: Hasil penelitian tersebut mendukung efikasi DBT dalam mengurangi upaya bunuh diri dan melukai diri sendiri pada remaja yang berisiko tinggi bunuh diri. Berdasarkan kriteria 2 uji coba independen yang mendukung efikasi ini, hasilnya mendukung DBT sebagai pengobatan pertama yang mapan dan didukung secara empiris untuk mengurangi upaya bunuh diri berulang dan tindakan menyakiti diri sendiri di kalangan remaja.
Registrsi Uji Klinis: ClinicalTrials.gov Identifier: NCT01528020.
Tautan ke artikel lengkap: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/29926087/
Kalimat Kutipan: McCauley E, Berk MS, Asarnow JR, Adrian M, Cohen J, Korslund K, Avina C, Hughes J, Harned M, Gallop R, Linehan MM. Efficacy of Dialectical Behavior Therapy for Adolescents at High Risk for Suicide: A Randomized Clinical Trial. JAMA Psychiatry. 2018 Aug 1;75(8):777-785. doi: 10.1001/jamapsychiatry.2018.1109. Erratum in: JAMA Psychiatry. 2018 Aug 1;75(8):867. doi: 10.1001/jamapsychiatry.2018.2137. PMID: 29926087; PMCID: PMC6584278.

