Edwin D Boudreaux, Carlos A Camargo Jr, Sarah A Arias, Ashley F Sullivan, Michael H Allen, Amy B Goldstein, Anne P Manton, Janice A Espinola, Ivan W Miller

Abstrak
Pendahuluan: The Emergency Department Safety Assessment and Follow-up Evaluation Screening Outcome Evaluation meneliti apakah skrining risiko bunuh diri universal layak dan efektif dalam meningkatkan deteksi risiko bunuh diri di instalasi gawat darurat (IGD).
Metode Penelitian: Disain hree-phase interrupted time series digunakan dalam uji klinis ini: Treatment as Usual (Fase 1), Skrining Universal (Fase 2), dan Skrining Universal + Intervensi (Fase 3). Delapan IGD dari 7 negara bagian berpartisipasi dalam uji klinis ini dari tahun 2009 sampai dengan 2014. Pengumpulan data dilakukan pada jam-jam sibuk dan 7 hari dalam seminggu. Tinjauan grafik menetapkan jika skrining ide/perilaku melukai diri yang disengaja (skrining) terdokumentasi dalam rekam medis dan jika individu tersebut mendukung ide/perilaku melukai diri yang disengaja (deteksi). Wawancara pasien menentukan apakah tindakan melukai diri sendiri yang terdokumentasi merupakan tindakan bunuh diri. Pada Fase 2, skrining risiko bunuh diri universal diterapkan selama layanan rutin. Pada Fase 3, dilakukan perbaikan untuk meningkatkan angka skrining dan ketepatan. Uji Chi-square dan generalized estimating equations juga dilakukan. Data dianalisa pada tahun 2014.
Hasil Penelitian: Di tiga fase (N=236.791 catatan kunjungan UGD), skrining yang terdokumentasi meningkat dari 26% (Fase 1) menjadi 84% (Fase 3) (χ(2) [2, n=236.789]=71.000, p<0,001). Deteksi meningkat dari 2,9% menjadi 5,7% (χ(2) [2, n=236.789]=902, p<0,001). Mayoritas perilaku melukai diri sendiri yang disengaja yang terdeteksi dikonfirmasi sebagai ide atau perilaku bunuh diri baru-baru ini melalui wawancara pasien.
Kesimpulan: Skrining risiko bunuh diri universal di IGD dapat dilakukan dan menghasilkan peningkatan deteksi risiko hampir dua kali lipat. Jika hasil penelitian ini seperti yang diperoleh dalam penelitian ketika diterapkan secara luas, hasil penelitian ini akan memberikan dampak kesehatan masyarakat yang sangat besar karena identifikasi risiko merupakan langkah pertama yang penting untuk pencegahan bunuh diri.
Registrasi Uji Klinis: Emergency Department Safety Assessmentand Follow-up Evaluation (ED-SAFE) ClinicalTrials.gov: (NCT01150994). https://clinicaltrials.gov/ct2/show/NCT01150994?term=ED-SAFE&rank=1.
Tautan ke artikel lengkap: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/26654691/
Kalimat Kutipan:
Boudreaux ED, Camargo CA Jr, Arias SA, Sullivan AF, Allen MH, Goldstein AB, Manton AP, Espinola JA, Miller IW. Improving Suicide Risk Screening and Detection in the Emergency Department. Am J Prev Med. 2016 Apr;50(4):445-453. doi: 10.1016/j.amepre.2015.09.029. Epub 2015 Dec 4. PMID: 26654691; PMCID: PMC4801719.

