An Exposure-Based Cognitive-Behavioral Therapy for Youth with Severe Irritability: Feasibility and Preliminary Efficacy
Reut Naim, Kelly Dombek, Ramaris E German, Simone P Haller, Katharina Kircanski, Melissa A Brotman

Abstrak
Tujuan Penelitian: Iritabilitas yang menganggu secara klinis dan ledakan amarah merupakan sejumlah masalah kejiwaan yang umum pada remaja dan muncul secara transdiagnostik; namun, hanya sedikit perawatan berdasarkan mekanistik yang dikembangkan. Dalam penelitian ini, kami menguji penerimaan, kelayakan, dan efikasi awal dari perawatan berbasis paparan baru dengan keterampilan manajemen orangtua yang terintegrasi bagi remaja dengan iritabilitas berat menggunakan disain dasar ganda randomisasi antar subyek.
Metode Penelitian: N = 41 pasien (Usia, Rata-rata (SD) = 11,23 tahun (1,85), 62,5% laki-laki, 77,5% kulit putih) yang ditandai dengan ledakan amarah dan iritabilitas berat dan mengganggu diacak ke durasi observasi awal yang berbeda (2, 4, atau 6 minggu) sebelum perawatan aktif; 40 partisipan menyelesaikan 12 sesi perawatan exposure-based CBT bagi iritabilitas dengan keterampilan manajemen orangtua terintegrasi. Penilaian klinisi yang disamarkan diperoleh selama fase baseline dan fase perawatan, serta 3 dan 6 bulan pasca perawatan. Untuk menguji penerimaan dan kelayakan, tingkat drop-out dan kejadian yang tidak diinginkan diperiksa. Ukuran hasil klinis primer mencakup ukuran yang diberikan oleh dokter terkait tingkat keparahan dan perbaikan iritabilitas. Ukuran hasil klinis sekunder mencakup ukuran multi-informan terkait gejala iritabilitas, depresi, kecemasan, dan ADHD.
Hasil Penelitian: Tidak ada partisipan yang keluar sejak perawatan dimulai, dan tidak ada kejadian kejadian yang tidak diinginkan yang dilaporkan. Gejala iritabilitas mengalami perbaikan selama fase aktif perawatan di seluruh pengukuran (semua βs > -0,04, ps < .011, Cohen’s d range: -0,33 hingga -0,98). Peningkatan perawatan dipertahankan pada follow-up (semua βs(39) < -0,001, ps > .400). Enam puluh lima per sen partisipan dianggap membaik secara signifikan atau pulih pasca-pengobatan berdasarkan ukuran hasil yang dinilai oleh dokter utama.
Kesimpulan: Hasil penelitian ini mendukung penerimaan, kelayakan, dan efikasi awal dari perawatan baru ini untuk remaja dengan iritabilitas berat. Keterbatasan dan arahan untuk penelitian berikutnya juga dibahas.
Tautan ke artikel lengkap: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/37851393/
Kalimat Kutipan: Naim R, Dombek K, German RE, Haller SP, Kircanski K, Brotman MA. An Exposure-Based Cognitive-Behavioral Therapy for Youth with Severe Irritability: Feasibility and Preliminary Efficacy. J Clin Child Adolesc Psychol. 2024 Mar-Apr;53(2):260-276. doi: 10.1080/15374416.2023.2264385. Epub 2023 Oct 18. PMID: 37851393; PMCID: PMC11024061.

