Fentanyl, Heroin, Methamphetamine, and Cocaine Analyte Concentrations in Urine Drug Testing Specimens
Andrew S Huhn, Penn Whitley, B Levi Bolin, Kelly E Dunn

Abstrak
Kepentingan: AS mengalami krisis overdosis yang berkepanjangan yang utamanya terkait dengan paparan terhadap illicitly manufactured fentanyl (IMF), metamfetamin, dan kokain. Risiko overdosis dan respon pengobatan dapat dipengaruhi secara langsung oleh konsentrasi paparan narkoba absolut dan prevalensi penggunaan narkoba.
Tujuan Penelitian: Untuk menguantifikasi perubahan pada konsentrasi paparan narkoba absolut dari tahun 2013 – 2023.
Disain, setting, dan partisipan penelitian: Studi potong-lintang ini menganalisis hasil urine drug testing (UDT) dari specimen urin yang dikumpulkan dari tanggal 1 Januari 2013 sampai dengan 22 Agustus 2023 di 49 negara bagian dan the District of Columbia. Specimen urin diperoleh dari pasien berusia 18 tahun ke atas yang datang ke klinik pengobatan gangguan penggunaan narkoba. UDT diperintahkan oleh dokter berdasarkan kebutuhan medis.
Hasil dan Pengukuran Utama: Konsentrasi relatif dari fentanil, heroin, kokain, dan metamfetamin. Nilai konsentrasi narkoba yang dinormalisasi oleh kreatinin ditransformasikan secara logaritma sebelum visualisasi dan analisis statistik. Mann-Kendall trend test dilakukan untuk menguji tren dari waktu ke waktu. Untuk mengestimasi pola geospasial dan temporal dari konsentrasi narkoba, serangkaian model kedua (1 untuk setiap jenis narkoba) dengan efek interaksi bagi lokasi klinik dan tahun pengumpulan disesuaikan.
Hasil Penelitian: Sebanyak 921.931 sampel urin dikumpulkan dari pasien (549.042 laki-laki [59,6%]; usia median [IQR], 34 [27-44] tahun). Konsentrasi fentanil yang disesuaikan pada specimen urin adalah 38,23 (95% CI, 35,93-40,67) ng/mg kreatinin pada tahun 2023 dan 4,61 (95% CI, 3,59-5,91) ng/mg kreatinin pada tahun 2013. onsentrasi metamfetamin yang disesuaikan adalah 3461,59 (95% CI, 3271,88-3662,30) ng/mg kreatinin pada tahun 2023 dan 665,27 (95% CI, 608,51-727,32) ng/mg kreatinin pada tahun 2013. Konsentrasi kokain yang disesuaikan adalah 1122,23 (95% CI, 1032,41-1219,87) ng/mg kreatinin pada tahun 2023 dan 559,71 (95% CI, 524,69-597,06) ng/mg kreatinin pada tahun 2013. Konsentrasi heroin yang disesuaikan adalah 58,36 (95% CI, 48,26-70,58) ng/mg kreatinin pada tahun 2023 dan 146,59 (95% CI, 136,06-157,92) ng/mg kreatinin pada tahun 2013. Konsentrasi narkoba bervariasi di seluruh divisi sensus AS.
Kesimpulan dan Relevansi: Studi potong-lintang ini menemukan bahwa konsentrasi absolut dari fentanil, metamfetamin, dan kokain pada urin specimen meningkat dari tahun 2013 hingga 2023, dengan penurunan pada konsentrasi heroin sepanjang periode tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa paparan terhadap semua jenis narkoba yang diteliti, demikian juga dengan suplai zat terlarang, telah merubah sebagian besar bagian di AS secara fundamental, menekankan kebutuhan untuk memperkuat inisiatif surveilens dan meningkatkan upaya untuk mengobati individu dengan IMF dan/atau paparan stimulan.
Tautan ke artikel lengkap: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/39446323/
Kalimat Kutipan: Huhn AS, Whitley P, Bolin BL, Dunn KE. Fentanyl, Heroin, Methamphetamine, and Cocaine Analyte Concentrations in Urine Drug Testing Specimens. JAMA Netw Open. 2024 Oct 1;7(10):e2441063. doi: 10.1001/jamanetworkopen.2024.41063. Erratum in: JAMA Netw Open. 2024 Nov 4;7(11):e2449821. doi: 10.1001/jamanetworkopen.2024.49821. PMID: 39446323; PMCID: PMC11577146.

