Tidur Lebih Awal Berkaitan dengan Fungsi Otak yang Lebih Baik pada Remaja
Earlier Bedtimes Linked to Better Brain Function in Adolescents

Studi berskala besar menemukan bahwa remaja yang tidur lebih awal dan sedikit lebih lama menunjukkan fungsi otak yang lebih baik dan memiliki performa kognitif yang lebih tinggi dibandingkan dengan teman sebayanya. Dengan menggunakan perangkat yang dapat digunakan serta pencitraan otak dari lebih dari 4.000 partisipan, para peneliti menemukan bahwa perbedaan kecil dalam durasi dan waktu tidur mempengaruhi volume otak dan performa tugas.
Fakta Kunci:
- Tidur itu penting: remaja yang tidur lebih awal memiliki volume otak lebih besar dan memiliki performa kognitif lebih baik.
- Perbedaan kecil, dampak besar: tidur 15 menit lebih lama daripada remaja lainnya membuat perbedaan yang terukur bagi kesehatan otak.
- Tren kurang-tidur: tidak ada kelompok remaja dalam penelitian yang memenuhi pedoman durasi tidur yang direkomendasikan.
The American Academy of Sleep Medicine menyatakan bahwa total waktu tidur yang ideal bagi remaja adalah 8 – 10 jam sehari.
Profesor Barbara Sahakian dari Departemen Psikiatri, University of Cambridge, menyatakan: “Tidur malam yang cukup secara teratur penting untuk membantu kita berfungsi dengan baik. Namun, meskipun kita mengetahui banyak tentang tidur di masa dewasa dan lanjut usia, kita hanya mengetahui sedikit mengenai tidur di masa remaja, walaupun masa remaja merupakan waktu penting dalam perkembangan.
Tautan ke berita lengkap: Earlier Bedtimes Linked to Better Brain Function in Adolescents
Tautan ke artikel terkait: Neural correlates of device-based sleep characteristics in adolescents

