Elsa Caballeria, Hugo Lopez-Pelayo, Silvia Matrai, Antoni Gual

Abstrak
Tujuan Tinjauan: Tujuan dari artikel ini adalah untuk memberikan tinjauan terhadap publikasi penelitian terkini (Januari 2020 – Januari 2022) mengenai solusi real-time telemedicine bagi manajemen adiksi (alkohol, tembakau, opioid, dan zat lainnya).
Hasil Penelitian Terkini: Motivational Interviewing dengan real-time telemedicine menunjukkan efektivitas pada remaja dan orang dewasa untuk kasus konsumsi alkohol berisiko dan gangguan konsumsi alkohol, bahkan ketika gangguan kesehatan jiwa muncul bersamaan. Live telemedicine diterima dengan baik dalam menangani gangguan penggunaan tembakau. Kisaran intervensi untuk menangani gangguan penyalahgunaan opioid menggunakan real-time telemedicine sangat luas dan mengalami peningkatan akibat pandemik penyakit coronavirus 2019 (COVID-19) (resep opioid agonis, dukungan kelompok sebaya, konseling, dan terapi kelompok).
Kesimpulan: Pandemik COVID-19 mempercepat penerapan real-time medicine dan, secara paralel, penelitian dilakukan untuk menguji efektivitasnya. Intervensi telepon dan videokonferensi didukung dengan bukti yang solid bagi konsumsi alkohol berisiko dan gangguan penggunaan alkohol, gangguan penggunaan tembakau, dan gangguan penyalahgunaan opioid. Integrasi jenis telemedicine lainnya (telemedis asinkron dan pemantauan jarak jauh) dengan keseluruhan sistem kesehatan masih kurang. Banyak wilayah dan populasi rentan (misalnya, tunawisma, lansia, dan gangguan penyalahgunaan ganja) memerlukan perhatian yang lebih.
Tautan ke artikel lengkap: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/35674721/
Kalimat Kutipan: Caballeria E, López-Pelayo H, Matrai S, Gual A. Telemedicine in the treatment of addictions. Curr Opin Psychiatry. 2022 Jul 1;35(4):227-236. doi: 10.1097/YCO.0000000000000795. Epub 2022 Jun 9. PMID: 35674721.

