Estimating thresholds for risk of cannabis use disorder using standard delta-9-tetrahydrocannabinol (THC) units

Rachel Lees ThorneWill LawnKat PetrilliKatie TrinciAnya BorissovaShelan OforiClaire MokryszH Valerie CurranLindsey A HinesTom P Freeman

Abstrak

Latar Belakang dan Tujuan Penelitian: Pedoman pengurangan risiko untuk penggunaan ganja yang lebih aman mengurangi beban kesehatan yang muncul akibat gangguan penggunaan ganja (cannabis use disorder; CUD). Kami bertujuan untuk mengestimasi ambang batas risiko untuk CUD berdasarkan konsumsi delta-9 THC menggunakan unit standar THC     (1 unit = 5 mg THC).

Disain Peneltian: Data dari The CannTeen Study, sebuah penelitian observasi longitudinal terdiri dari 5 penilaian selama periode 12 bulan.

Setting Penelitian: London, Inggris.

Partisipan Penelitian: Jumlah partisipan sebanyak 65 orang dewasa berusia 26 – 29 tahun (46% wanita, 70,77% ras kulit putih) dan sebanyak 85 remaja berusia 16 – 17 tahun (56% gadis remaja, 65,48% ras kulit putih). Semua partisipan melaporkan penggunaan ganja setidaknya satu kali dalam periode 12 bulan.

Pengukuran: Rerata unit THC standard per minggu diukur menggunakan Enhanced Cannabis Timeline Followback, penilaian komprehensif yang tervalidasi dari kuantitas, frekuensi, dan potensi ganja yang dikonsumsi. Pengukuran ini dilakukan setiap 3 bulan dan dirata-ratakan selama periode 12 bulan. Diagnosis CUD dalam 12 bulan terakhir menggunakan The Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders, Fifth Edition (DSM-5) dinilai pada fase follow-up akhir. Model kurva karakteristik operasi penerima (receiver operating characteristic; ROC) memperkirakan sejauh mana konsumsi unit THC standar per minggu dapat membedakan antara tidak adanya CUD dengan adanya CUD (ringan, sedang, atau berat), dan antara tidak adanya CUD dengan CUD sedang/berat, pada remaja dan orang dewasa secara terpisah. Ambang batas risiko dipilih berdasarkan titik batas yang memaksimalkan sensitivitas dan spesifisitas.

Hasil Penelitian: Akurasi diskriminasi dari unit THC standard per minggu pada CUD cukup baik, dengan area di bawah kurva > 0,70 untuk seluruh model. Titik batas optimal untuk semua derajat CUD (dibandingkan dengan tanpa CUD) adalah 8,26 unit per minggu bagi orang dewasa dan 6.04 unit per minggu bagi remaja. Untuk risiko CUD sedang/berat (dibandingkan dengan tanpa CUD), titik batas optimal adalah 13,44 unit per minggu bagi orang dewasa dan 6,45 unit per minggu bagi remaja.

Kesimpulan: Konsumsi ganja per minggu berdasarkan pada unit delta-9 THC menunjukkan akurasi diskriminasi yang baik untuk CUD dengan beragam derajat keparahan dan pada berbagai kelompok usia. Derajat aman penggunaan ganja, didefinisikan sebagai konsumsi unit THC per minggu yang rendah, dapat direkomendasikan dalam pedoman penggunaan ganja dengan risiko rendah.

Tautan ke artikel lengkap: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/41521821/                       

Kalimat Kutipan: Lees Thorne R, Lawn W, Petrilli K, Trinci K, Borissova A, Ofori S, Mokrysz C, Curran HV, Hines LA, Freeman TP. Estimating thresholds for risk of cannabis use disorder using standard delta-9-tetrahydrocannabinol (THC) units. Addiction. 2026 Jan 12. doi: 10.1111/add.70263. Epub ahead of print. PMID: 41521821.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *