Steroid Anabolik dan Appearance and Performance Enhancing Drugs (APEDs) Lainnya (Seri 10)

Pengobatan bagi penyalahgunaan steroid anabolik

Pengobatan apa yang efektif bagi penyalahgunaan steroid anabolik?

Orang yang menggunakan steroid seringkali tidak mencari pengobatan untuk penggunaannya. Sebuah penelitian menemukan bahwa 56% pengguna steroid tidak melaporkan penggunaan zat tersebut kepada dokter mereka. Hal tersebut terjadi karena para pengguna merasa bahwa dokter yang menangani mereka tidak memiliki pengetahuan mengenai steroid anabolik. Selain itu, banyak situs internet yang membahas mengenai steroid anabolik dan APED lainnya mempertanyakan profesionalisme tenaga kesehatan dan memberikan saran mereka sendiri, yang secara medis patut dipertanyakan, mengenai penggunaan APED. Hal tersebut membuat tenaga kesehatan perlu mengetahui mengenai gejala dan tanda penggunaan steroid pada pasien mereka.

Tinjauan terkini merekomendasikan bahwa pengobatan bagi penggunaan steroid perlu mengatasi penyebab mendasar dari penggunaan steroid. Hal tersebut dapat mencakup:

  • Terapi psikologis (dan mungkin termasuk peresepan obat-obatan) bagi dismorfia otot
  • Terapi endokrin untuk mengembalikan fungsi tubuh pada orang yang mengalami hipogonadisme dan menghilangkan gejala depresi.
  • Antidepresan bagi orang yang mengalami depresi dan tidak merespon terapi endokrin
  • Pengobatan psikososial dan farmakologis bagi pasien yang juga mengalami ketergantungan opioid, dimana pengobatan-pengobatan tersebut menunjukkan efektivitas dalam menghilangkan tanda-tanda ketergantungan steroidan abolik.

Tautan ke materi lengkap:

NIDA. 2024, July 11. Anabolic Steroids and Other Appearance and Performance Enhancing Drugs (APEDs). Retrieved from https://nida.nih.gov/research-topics/anabolic-steroids on 2026, June 24

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *