A surprising triple treatment completely clears HIV in newborn primates
Sebuah penelitian yang dilaksanakan oleh Oregon Health & Science University menunjukkan pendekatan berbeda terkait pengobatan HIV pada bayi baru lahir yang terinfeksi HIV. Para peneliti menemukan bahwa kombinasi sejumlah terapi yang diberikan pada primate baru lahir dalam periode 3 hari sejak kelahiran dapat melenyapkan HIV secara permanen. Hasil penelitian tersebut telah diterbitkan di jurnal Nature Microbiology.
Selama beberapa minggu, para peneliti memberikan 3 jenis terapi yang berbeda: antibodi penetral, obat ARV standar, dan antibodi monoclonal eksperimental yang disebut leronlimab.
“Bagian yang paling menarik adalah ide gabungan terapi ini dapat maju sebagai uji klinis untuk mengeliminasi infeksi HIV pada bayi baru lahir,” ujar penulis artikel ilmiah tersebut, Jonah Sacha, Ph.D, profesor dan kepala patobiologi dan imunologi di Oregon National Primate Research Center and Vaccine and Gene Therapy Institute, OHSU. “Langkah selanjutnya adalah meneliti apakah gabungan terapi ini dapat digunakan pada orang dewasa yang baru saja terinfeksi.”
Tautan ke berita lengkap: A surprising triple treatment completely clears hiv in newborn primates
Tautan ke artikel ilmiah terkait: Combination therapy with broadly neutralizing antibodies, antiretroviral therapy and CCR5 blockade limits viral reservoir seeding in infant macaque model of HIV


