Increases Found in Preteen Suicide Rate
While the overall numbers remain low, the findings spotlight the need to identify and help those at risk
Para peneliti NIH menemukan bahwa angka bunuh diri di kalangan praremaja (8 – 12 tahun) mengalami peningkatan sebesar 8% setiap tahunnya sejak tahun 2008.
Para peneliti juga menemukan bahwa:
> Anak gadis praremaja mengalami peningkatan angka bunuh diri yang tidak proporsional dibandingkan dengan anak lelaki praremaja.
> Anak praremaja kulit hitam memiliki angka bunuh diri tertinggi secara keseluruhan.
> Anak praremaja hispanik memiliki peningkatan persentase angka bunuh diri tertinggi.
> Gantung diri dan mati lemas merupakan metode bunuh diri yang paling umum, namun senjata api merupakan metode bunuh diri yang mengalami peningkatan.
Tautan ke berita lengkap: Increases Found in Preteen Suicide Rate
Tautan ke artikel ilmiah: Suicide in US Preteens Aged 8 to 12 Years, 2001 to 2022

