Mind Matters: Respon Tubuh Terhadap Nikotin, Tembakau, dan Vaping

Apa itu nikotin?

Tembakau adalalah tanaman berdaun yang tumbuh di seluruh dunia. Tembakau dikonsumsi oleh banyak orang karena tanaman ini mengandung zat yang disebut dengan nikotin.

Nikotin merupakan zat yang sangat adiktif.

Bagaimana cara orang menggunakan nikotin dan tembakau?

Orang dapat merokok, mengendus, mengunyah, atau menghirup uap tembakau dan produk nikotin.

Sejumlah produk yang dapat dihisap atau dihirup:

  • Rokok
  • Cerutu
  • Alat vape
  • Hookah  

Produk tanpa asap:

  • Tembakau kunyah
  • Snuff (tembakau bubuk yang dapat dihirup atau ditaruh diantara pipi dan gusi)
  • Dip (tembakau basah yang dikunyah)
  • Snus (kantong kecil tembakau hisap basah)

Bagaimana cara nikotin bekerja?

Nikotin diserap ke dalam aliran darah dan mengalir ke kelenjar adrenal yang terletak tepat di atas ginjal. Kelenjar ini melepaskan adrenalin yang meningkatkan tekanan darah, pernapasan, dan detak jantung. Adrenalin juga memberikan perasaan senang sekaligus.

Apa saja efek kesehatan lainnya?

Meskipun nikotin bersifat adiktif, sebagian besar efek kesehatan berasal dari senyawa kimia lainnya dalam tembakau. Konsumsi tembakau merusak setiap organ di tubuh. Merokok tembakau dapat menyebabkan kanker paru-paru, mulut, perut, ginjal, dan kantung kemih. Tembakau juga dapat menyebabkan masalah paru-paru, seperti batuk, dan dapat mengakibatkan penyakit jantung, masalah penglihatan, dan gigi kuning.

Produk tembakau tanpa asap juga berbahaya. Produk-produk jenis ini dapat menyebabkan kanker mulut, penyakit jantung, dan penyakit gusi.

Bagaimana seseorang bisa mengalami ketergantungan nikotin?

Seiring waktu, nikotin dalam tembakau dapat merubah cara kerja otak. Jika Anda berhenti menggunakannya, tubuh Anda akan kebingungan dan Anda akan merasa sangat sakit. Hal ini menyebabkan Anda sulit berhenti mengonsumsi produk-produk yang mengandung nikotin bahkan ketika Anda tahu bahwa produk tersebut tidak baik untuk kesehatan. Kondisi ini disebut dengan adiksi atau kecanduan.

Upaya berhenti merokok merupakan hal yang menantang, namun terdapat sejumah obat-obatan yang dapat membantu upaya tersebut.

Apa yang dimaksud dengan alat vaping?

Anda mungkin pernah mendengar orang berbicara mengenai pena vaping, vape, atau rokok elektrik (e-cigs). Nama-nama tersebut merujuk pada alat yang dioperasikan oleh baterai yang digunakan orang untuk menghirup nikotin, perasa, atau senyawa kimia lainnya. Alat ini dapat berbentuk seperti rokok, pipa cerutu, pena, atau stik memori USB.

Bagaimana cara kerja alat vaping?

Menghisap pena vape atau e-cig memanaskan perangkat, yang mengubah cairan dalam perangkat menjadi uap. Kemudian, pengguna alat ini menghirup uap tersebut dan rasa atau nikotin masuk ke dalam tubuh mereka.

Apakat alat vaping dapat membantu perokok berhenti merokok?

Sejumlah orang mengira bahwa vaping dapat membantu seseorang berhenti merokok. Namun kenyataannya, belum terdapat bukti ilmiah yang cukup untuk membuktikan hal ini. Nyatanya, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa remaja dan pra-remaja yang tidak merokok namun mengonsumsi nikotin vape cenderung mengonsumsi produk tembakau lainnya, seperti rokok, di kemudian hari.

Bagaimana jika seseorang yang saya kenal memerlukan pertolongan?

Jika Anda berpikir bahwa teman atau anggota keluarga Anda memiliki masalah penggunaan narkoba, bicarakan dengan orang dewasa yang Anda percaya – seperti orangtua, pelatih, atau guru – segera. Ingatlah bahwa pengobatan adiksi telah tersedia dan orang yang menggunakan narkoba dapat menjadi lebih baik.

Sumber: NIDA. 2019, November 1. Mind Matters: The Body’s Response to Nicotine, Tobacco and Vaping. Retrieved from https://nida.nih.gov/research-topics/parents-educators/mind-matter-series/nicotine-tobacco-vaping on 2025, July 5  

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *