Apa yang dimaksud dengan siklus hidup HIV?
HIV menyerang dan menghancurkan sel CD4 (limfost T CD4) sistem kekebalan tubuh manusia. CD4 merupakan sejenis sel darah putih yang berperan penting dalam melindungi tubuh dari infeksi. HIV menggunakan CD4 untuk memperbanyak diri dan menyebar di seluruh tubuh manusia. Proses ini, yang terdiri dari 7 tahapan, disebut dengan siklus hidup HIV.
Apakah ada hubungan antara siklus hidup HIV dan obat ARV?
Pengobatan antiretroviral (antiretroviral therapy; ART) adalah penggunaan kombinasi obat-obat ARV untuk mengobati infeksi HIV. Orang yang dalam pengobatan ART menggunakan kombinasi obat-obatan HIV (yang disebut dengan regimen pengobatan HIV) setiap hari. Obat-obatan tersebut melindungi sistem kekebalan tubuh dengan cara memblokir perkembangan HIV di berbagai tahapan dalam siklus hidup HIV. Obatan-obatan ini dikelompokkan ke dalam kelas obat berbeda berdasarkan cara obat tersebut memerangi HIV. Setiap kelas obat dirancang untuk membidik tahapan tertentu dalam siklus hidup HIV.
Karena regimen pengobatan HIV mencakup obat-obatan HIV dari, setidaknya, dua kelas obat yang berbeda, ART sangat efektif dalam mencegah HIV memperbanyak diri. Jumlah HIV yang sedikit dalam tubuh berarti melindungi sistem kekebalan tubuh dari kerusakan akibat virus tersebut serta mencegah HIV berkembang menjadi AIDS.
ART tidak dapat menyembuhkan HIV, namun obat-obatan tersebut dapat membantu orang dengan HIV (ODHIV) menjalani hidup yang sehat dan lebih lama serta mengurangi risiko penularan HIV ke orang lain.
Apa saja 7 tahapan dalam siklus hidup HIV?
Tujuh tahapan dalam siklus hidup HIV adalah:
1) Binding (pengikatan)
2) Fusion (fusi)
3) Reverse transcription (transkripsi terbalik)
4) Integration (penggabungan)
5) Replication (replikasi)
6) Assembly (perakitan)
7) Budding (virus baru)
Untuk dapat memahami setiap tahapan tersebut, kita harus membayangkan bentuk HIV dan bagian-bagiannya (lihat gambar berikut)

Istilah-istilah kunci:
– HIV capsid: inti HIV yang mengandung HIV RNA
– HIV envelope: lapisan luar HIV
– HIV enzymes: protein yang melakukan seluruh tahapan dalam siklus hidup HIV
– HIV glycoproteins: protein “spike” yang terdapat dalam HIV envelope
– HIV RNA: materi genetik HIV
Selanjutnya, simak tahapan-tahapan yang berlangsung ketika HIV menyerang sel CD4 serta menggunakan mekanisme sel CD4 untuk memperbanyak diri.

Siklus Hidup HIV
Obat-obatan HIV dalam 7 kelas obat menghentikan ( ) HIV di berbagai tahapan dalam siklus hidupnya.
1) Binding (pengikatan)
HIV mengikat diri (menempelkan diri) ke reseptor di permukaan sel CD4
Kelas obat HIV: CCR5 antagonist, post-attachment inhibitors
2) Fusion (fusi)
HIV envelope dan membran sel CD4 berfusi (menjadi satu) sehingga HIV dapat masuk ke dalam sel CD4.
Kelas obat HIV: fusion inhibitors
3) Reverse transcription (transkripsi terbalik)
Di dalam sel CD4, HIV melepas dan menggunakan reverse transcriptase (enzim HIV) untuk mengubah materi genetiknya – HIV RNA – menjadi HIV DNA. Perubahan materi genetik tersebut membuat HIV dapat masuk ke dalam inti sel CD4 dan bergabung dengan materi genetik sel CD4 – DNA.
Kelas obat HIV: non-nucleoside reverse transcriptase inhibitors (NNRTIs), nucleoside reverse transcriptase inhibitors (NRTIs)
4) Integration (penggabungan)
Di dalam inti sel CD4, HIV melepas integrase (enzim HIV). HIV menggunakan enzim tersebut untuk memasukkan (integrasi) DNA virus ke dalam DNA sel CD4.
Kelas obat HIV: integrase inhibitors
5) Replication (replikasi)
Setelah terintegrasi ke dalam DNA sel CD4, HIV mulai menggunakan mekanisme sel CD4 untuk menghasilkan rantai panjang protein HIV. Rantai protein tersebut merupakan bahan dasar untuk menghasilkan lebih banyak HIV.
6) Assembly (perakitan)
Protein HIV baru serta HIV RNA bergerak ke permukaan sel CD4 dan dirakit menjadi HIV baru yang tidak infeksius.
7) Budding (virus baru)
HIV baru terbentuk (tidak infeksius) mendorong diri keluar dari permukaan sel CD4. HIV baru tersebut menghasilkan protease (enzim HIV) yang memecah rantai protein panjang dalam virus yang masih muda sehingga menjadi virus yang dewasa (infeksius).
Kelas obat HIV: protease inhibitors (PIs)
————————————
Poin-Poin Penting:
> HIV menyerang dan menghancurkan sel CD4 (limfosit T CD4) sistem kekebalan tubuh manusia yang berperan penting dalam melindungi tubuh dari infeksi;
> HIV menggunakan mekanisme sel CD4 untuk memperbanyak diri dan menyebar di seluruh tubuh. Proses ini, yang terjadi dalam 7 tahapan, disebut dengan siklus hidup HIV. Obat-obatan HIV melindungi sistem kekebalan tubuh dengan cara memblokir HIV di berbagai tahapan dalam siklus hidup virus tersebut;
> ART adalah penggunaan kombinasi obat-obatan HIV untuk mengobati infeksi HIV. Orang yang berada dalam pengobatan ART menggunakan kombinasi, setidaknya, 2 jenis obat HIV dari kelas obat yang berbeda setiap hari. Karena masing-masing kelas obat dirancang untuk menyerang tahapan tertentu dalam siklus hidup HIV, ART sangat efektif dalam mencegah HIV memperbanyak diri.
—————————————
sumber : Link to: https://hivinfo.nih.gov/understanding-hiv/fact-sheets/hiv-life-cycle

