Apa yang dimaksud dengan reservoir HIV laten?
Reservoir HIV laten merupakan kelompok sel sistem kekebalan tubuh yang terinfeksi HIV namun tidak aktif memproduksi virus baru.
HIV menyerang sel sistem kekebalan tubuh dan menggunakan mekanisme sel tersebut untuk menyalin materi genetik virus dan menggandakan dirinya. Namun demikian, sejumlah sel sistem kekebalan tubuh yang terinfeksi HIV memasuki fase istirahat atau laten. Dalam fase ini, sel-sel yang terinfeksi tidak menghasilkan virus baru. HIV dapat bersembunyi di dalam sel-sel tersebut selama bertahun-tahun, membentuk reservoir HIV laten, yang sewaktu-waktu dapat berubah aktif dan mulai membuat virus baru.
Untuk mengetahui bagaimana HIV menyerang sel, baca “HIV Life Cycle fact sheet” dari HIV info (terjemahan: https://yayasanabhipraya.com/2024/05/06/siklus-hidup-hiv/)
Apakah obat-obatan HIV bekerja melawan reservoir HIV laten?
Obat-obatan HIV mencegah HIV dari memperbanyak diri sehingga mengurangi jumlah sel dalam tubuh (disebut viral load). Karena sel-sel terinfeksi HIV yang terdapat dalam reservoir tidak menghasilkan virus baru, obat-obatan HIV tidak memiliki efek terhadap sel-sel tersebut.
ODHIV harus meminum kombinasi obat-obatan HIV (yang disebut regime pengobatan HIV) setiap hari untuk menjaga viral load tetap rendah. Jika seseorang berhenti minum obat-obatan HIV-nya, sel-sel yang terinfeksi dan berada dalam reservoir dapat mulai membuat virus baru lagi sehingga viral load akan meningkat kembali. Oleh karenanya, sangat penting untuk terus meminum obat HIV setiap hari sesuai anjuran, meskipun kada viral load rendah.
Apakah para peneliti mempelajari cara menargetkan reservoir HIV laten?
Menemukan cara untuk menargetkan dan menghancurkan reservoir laten merupakan tantangan besar bagi para peneliti HIV. Para peneliti sedang menjajaki berbagai strategi untuk menghancurkan reservoir tersebut, termasuk:
> Menggunakan terapi gen (memanipulasi gen untuk mencegah atau mengobati penyakit) untuk menghilangkan gen HIV tertentu dan menonaktifkan virus di dalam sel imun yang terinfeksi HIV.
> Mengembangkan obat-obatan atau metode lainnya untuk mengaktifkan kembali HIV laten sehingga HIV dapat dihancurkan oleh sistem kekebalan tubuh atau terapi HIV baru. Cara menghilangkan reservoir HIV laten dikenal sebagai strategi “shock and kick” atau “kick and kill”.
Poin-Poin Penting:
– Reservoir HIV laten merupakan sekelompok sel sistem kekebalan tubuh yang terinfeksi HIV, namun tidak aktif memproduksiHIV baru.
– Menemukan cara untuk menargetkan dan menghancurkan reservoir laten merupakan tantangan besar bagi para peneliti HIV yang sedang mencoba berbagai macam strategi untuk menghilangkan reservoir HIV.

