HIV terus bertanskripsi secara aktif di otak ODHIV bahkan jika mereka memiliki jumlah virus yang sangat rendah (virally suppressed) menurut hasil penelitian yang baru-baru ini diterbitkan. Hasil penelitian tersebut membantu menjelaskan perkembangan masalah neurokognitif dan memiliki implikasi bagi penelitian penyembuhan, menurut para peneliti yang terlibat.
Para peneliti menyimpulkan bahwa hasil penelitian menunjukkan bahwa HIV tetap aktif di otak bahkan pada ODHIV dengan supresi virus. Mereka yakin bahwa aktivitas tersebut terkait dengan perkembangan gangguan neurokognitif meskipun pengobatan ART berhasil.
Penelitian terkait rejimen ARV yang dapat menembus lebih dalam ke sistem saraf pusat diperlukan untuk menghentikan aktivitas virus di otak, ujar para peneliti. Penyelidikan agen pembalik latensi dalam penelitian penyembuhan HIV juga perlu meneliti aktivitas virus di otak dan mengatasi hambatan yang diamati dalam penelitian ini, ujar para peneliti tersebut.
Tautan ke berita lengkap: HIV Transcription Remains Active in Brains of Some Virally Suppressed People With HIV
Tautan ke artikel ilmiah: HIV transcription persists in the brain of virally suppressed people with HIV

