HIV dan Penyakit Jantung

Apa itu penyakit jantung?

Penyakit jantung terdiri dari berbagai macam jenis. Penyakit jantung koroner (PJK; juga disebut dengan penyakit arteri koroner) merupakan jenis penyakit jantung yang paling umum terjadi dan menjadi penyebab kematian utama di AS. Dalam lembar fakta ini, istilah “penyakit jantung” secara khusus merujuk ke PJK.

Apa penyebab penyakit jantung?

Penyakit jantung disebabkan oleh penumpukan plak di dalam pembuluh darah yang membawa darah ke jantung, (dikenal sebagai arteri koroner). Plak merupakan zat seperti lilin yang terbentuk dari lemak, kolesterol, kalsium, dan zat lainnya yang ditemukan dalam darah.

Seiring waktu, plak menumpuk di arteri koroner (disebut aterosklerosis), mempersempit pembuluh darah, dan mengurangi aliran darah ke jantung hingga menimbulkan nyeri dada (disebut angina) atau serangan jantung (disebut infark miokard).

Apa saja faktor risiko penyakit jantung?

Sejumlah faktor risiko penyakit jantung dapat diubah atau dikendalikan dengan perubahan gaya hidup atau obat-obatan, sementara risiko lainnya tidak. Faktor risiko yang dapat dikendalikan untuk mencegah atau menunda penyakit jantung meliputi:

  • Tekanan darah tinggi (disebut juga dengan hipertensi)
  • Kadar kolesterol darah tinggi
  • Diabetes
  • Makan makanan yang tidak sehat, seperti makanan tinggi lemak jenuh, lemak trans, dan kolesterol
  • Kurang aktivitas fisik
  • Penggunaan tembakau (seperti merokok dan mengunyah tembakau)
  • Kelebihan berat badan atau obesitas
  • Stres
  • Penyalahgunaan alkohol

Faktor risiko penyakit jantung yang tidak dapat diubah adalah riwayat keluarga penyakit jantung dini dan usia lanjut.

Apakah ODHIV berisiko terkena penyakit jantung?

ODHIV dan orang yang tidak terinfeksi HIV memiliki faktor risiko yang sama untuk penyakit jantung. Akan tetapi, HIV dan sejumlah obat HIV dapat meningkatkan risiko penyakit jantung pada ODHIV. Menurut hasil penelitian yang dipublikasikan di Journal of American Heart Association, ODHIV menghadapi peningkatan risiko penyakit jantung karena sejumlah alasan, seperti:

  • Aktivasi kekebalan tubuh dan peradangan kronis: Infeksi HIV menyebabkan aktivasi kekebalan tubuh dan peradangan yang berkelanjutan, yang dapat memengaruhi kesehatan jantung.
  • Dislipidemia yang disebabkan oleh obat HIV: Obat-obatan yang digunakan untuk mengelola HIV terkadang dapat menyebabkan kadar lipid abnormal (dislipidemia) yang dapat menyebabkan penumpukan plak di pembuluh darah.
  • Kemungkinan lebih tinggi untuk merokok dan mengonsumsi alkohol: Orang dengan HIV lebih mungkin untuk merokok dan mengonsumsi alkohol, yang keduanya berkontribusi terhadap risiko penyakit jantung.

Selain itu, penyakit jantung, merokok, dan gagal jantung meningkatkan risiko kematian jantung mendadak pada ODHIV. Meskipun terdapat peningkatan risiko, pola hidup sehat dan komunikasi dengan penyedia layanan kesehatan dapat membantu mengurangi risiko tersebut.

Apa saja gejala penyakit jantung?

Sejumlah orang yang menderita penyakit jantung tidak menunjukkan gejala sama sekali. Namun demikian, orang yang menderita penyakit jantung merasakan nyeri dada, sesak napas, kelelahan, atau kelemahan. Jika Anda mengalami salah satu gejala tersebut, segera hubungi dokter Anda.

Nyeri dada yang tidak kunjung hilang atau terjadi ketika seseorang beristirahat dapat jadi merupakan serangan jantung. Jika Anda piker Anda mengalami serangan jantung, segera pergi ke IGD RS terdekat.

Apa saja perawatan untuk penyakit jantung?

Perawatan bagi penyakit jantung sering mencakup perubahan pola hidup. Contoh, orang dengan penyakit jantung dapat mengubah kebiasaan makannya, berolahraga untuk menurunkan berat badan, atau berhenti merokok.

Selain perubahan pola hidup, obat-obatan dan operasi juga digunakan untuk menangani penyakit jantung.

Obat-obatan

Obat-obatan yang digunakan untuk mengobati penyakit jantung meliputi obat-obatan untuk menurunkan tekanan darah, mengurangi kadar kolesterol, mengatur gula darah, atau mencegah atau meredakan nyeri dada. Bagi penderita HIV, terapi statin sering direkomendasikan untuk mengurangi risiko penyakit jantung, terutama pada orang berusia 40 tahun ke atas.

Sejumlah obat yang digunakan untuk menangani atau mencegah penyakit jantung (termasuk statin) dapat berinteraksi dengan obat HIV. Misalnya, beberapa statin diketahui memiliki interaksi dengan obat yang ditemukan dalam obat HIV Genvoya dan Stribild yang tidak boleh digunakan atau yang dapat menyebabkan perlunya penyesuaian dosis.

Penyedia layanan kesehatan perlu mempertimbangkan potensi interaksi obat-obat dengan cermat antara obat HIV dan obat-obatan lainnya yang digunakan oleh pasien mereka.

Operasi

Coronary artery bypass grafting (CABG; operasi bypass arteri koroner) merupakan jenis operasi yang paling umum dilakukan untuk menangani penyakit jantung pada orang dewasa. Selama CABG, arteri atau vena yang sehat dari tubuh digunakan untuk memotong (memutar) bagian arteri koroner yang tersumbat.

Operasi umum lainnya, yang disebut angioplasti koroner, menggunakan balon kecil untuk membuka pembuluh darah yang memasok darah ke jantung. Dalam beberapa kasus, perangkat seperti pegas (stent) ditempatkan di pembuluh darah setelah balon dilepas untuk membantu menjaga pembuluh darah tetap terbuka sehingga darah mengalir lancar.

Kunjungi laman the National Heart, Lung, and Blood Institute “Heart Surgery” untuk mempelajari lebih lanjut mengenai beragam jenis operasi bedah jantung.

Bagaimana caranya ODHIV dapat mengurangi risiko terkena penyakit jantung?

ODHIV dapat melakukan langkah-langkah berikut untuk mengurangi risiko penyakit jantung:

  • Minum obat HIV setiap hari untuk mengendalikan HIV
  • Makan makanan sehat dengan sayur-sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian utuh serta batasi lemak jenuh, gula tambahan, dan garam
  • Lakukan aktivitas fisik secara teratur
  • Hindari atau berhenti merokok
  • Tepati semua janji temu dengan dokter; selama kunjungan medis, konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan tentang risiko penyakit jantung.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai cara menurunkan risiko penyakit jantung, kunjungi laman “How to Prevent Heart Disease” dari MedlinePlus.

Poin-Poin Penting: Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan jenis penyakit jantung yang paling umum terjadi dan menjadi penyebab kematian utama di AS.PJK, jenis penyakit jantung yang spesifik, disebabkan oleh penumpukan plak di dalam pembuluh darah yang membawa darah ke jantung, dikenal sebagai arteri koroner.Meskipun faktor risiko penyakit jantung (seperti tekanan darah tinggi atau merokok) serupa pada ODHIV dan orang yang tidak terinfeksi HIV, risiko penyakit jantung meningkat karena HIV dan sejumlah obat HIV.Perubahan gaya hidup, seperti makan makanan yang sehat, lebih aktif, dan berhenti merokok dapat membantu mencegah dan menangani penyakit jantung. Perawatan penyakit jantung meliputi obat-obatan dan operasi.  

Tautan ke artikel asli: https://hivinfo.nih.gov/understanding-hiv/fact-sheets/hiv-and-heart-disease

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *