Quality of life and mental health of adolescents

Quality of life and mental health of adolescents: Relationships with social media addiction, Fear of Missing out, and stress associated with neglect and negative reactions by online peers

Vu Anh Trong DamNam Gia DaoDuy Cao NguyenThuc Minh Thi VuLaurent BoyerPascal AuquierGuillaume FondRoger C M HoCyrus S H HoMelvyn W B Zhang

Abstrak

Jejaring sosial bertumbuh secara global dan di Vietnam, namun hal ini mengarah pada sejumlah aspek negatif bagi kesehatan remaja, termasuk aktivitas fisik, kualitas tidur, dan gejala depresi serta kecemasan.

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hubungan antara penggunaan media sosial dan menilai faktor risiko (rasa takut akan tertinggal dari teman sebaya dan risiko pengabaian) pada penggunaan media sosial, kualitas hidup secara keseluruhan, dan kesehatan mental pada individu yang aktif menggunakan jejaring media sosial.

Penelitian potong-lintang online dilaksanakan di tiga kota di Vietnam (Hanoi, Tuyen Quang, dan Can Tho) dari bulan September hingga Oktober 2021. Kuesioner terstruktur digunakan untuk menilai karakteristik penggunaan media sosial dan faktor terkait lainnya.

Sebanyak 1.891 partisipan direkrut dalam penelitian ini, dengan 98,4% memiliki akses ke media sosial. Faktor-faktor seperti “skor PHQ-9”, “Penggunaan Internet Bermasalah”, dan “Rata-rata waktu penggunaan media sosial per hari” berasosiasi negatif dengan Indeks EQ5D5L. Sebaliknya, “Jenis Kelamin” dan “Penggunaan Ponsel Pintar” merupakan faktor positif Indeks EQ5D5L. “Skor FOMO” dan “melukai diri sendiri dan bunuh diri” merupakan faktor positif skor PHQ-9, sementara “Penggunaan Ponsel Pintar” bersifat negatif. Dalam hal melukai diri sendiri dan bunuh diri, “skor FOMO” dan “Penggunaan Internet Bermasalah” merupakan faktor positif, sebaliknya, “Penggunaan Ponsel Pintar” merupakan faktor negatif.

Penelitian ini merupakan penelitian pertama yang menguji adiksi media sosial pada remaja Vietnam, hubungannya dengan skor FOMO, stres terkait dengan penolakan dan pengabaian, serta kualitas hidup secara keseluruhan. Hasil penelitian ini menyoroti adanya hubungan antara skor FOMO dan kualitas hidup secara keseluruhan yang terganggu, meningkatnya gejala depresi, dan adanya hubungan antara stres dengan penolakan negatif dan skor FOMO.

Tautan ke artikel lengkap: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/37285351/

Kalimat Kutipan: Dam VAT, Dao NG, Nguyen DC, Vu TMT, Boyer L, Auquier P, Fond G, Ho RCM, Ho CSH, Zhang MWB. Quality of life and mental health of adolescents: Relationships with social media addiction, Fear of Missing out, and stress associated with neglect and negative reactions by online peers. PLoS One. 2023 Jun 7;18(6):e0286766. doi: 10.1371/journal.pone.0286766. PMID: 37285351; PMCID: PMC10246797.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *