Perception, Attitude, and Treatment Behaviour of The Community Towards Mental Disorders in Banyumas Raya
Hilma Paramita , Irwan Supriyanto , Purwa Riana Isnaya, Basiran , Diyah Woro Dwi Lestari , Paramita Septianawati, Meta Mukhsinina Purnama
Abstrak
Latar Belakang: Stigma yang terkait dengan gangguan jiwa tetap memiliki nilai negatif di masyarakat Indonesia, yang dapat mempengaruhi keputusan pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi persepsi, perilaku, sikap, dan persepsi masyarakat terhadap pengobatan gangguan jiwa di Banyumas Raya.
Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan disain potong-lintang yang melibatkan 410 partisipan yang melengkapi kuesioner tentang persepsi kesehatan jiwa (Mental Health Knowledge Schedule, MAKS), penilaian sikap (the Community Attitudes toward Mental Illness, CAMI), dan perilaku memilih pengobatan tradisional atau medis di bulan Oktober – November 2022. Analisis deskriptif dilakukan dan hubungan antar variabel dinilai menggunakan uji chi-square.
Hasil Penelitian: Analisis deskriptif menunjukkan bahwa 273 (66,6%) partisipan tinggal di Banyumas, 160 (40,7%) lulus SMA, dan 175 (42,7%) memiliki kisaran pendapatan sebesar Rp. 1.000.000 – Rp 3.000.000. analisa bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara pengetahuan dan perilaku (p<0.05; CI. OR: 0.251).
Kesimpulan: Partisipan dengan tingkat pengetahuan yang tinggi lebih cenderung untuk melakukan perilaku medis.
Tautan ke artikel lengkap: https://e-journal.unair.ac.id/JPS/article/view/49703
Kalimat Kutipan: Paramita. H., Supriyanto. I., et al. “Perception, Attitude, and Treatment Behaviour of The Community Towards Mental Disorders in Banyumas Raya”. Jurnal Psikiatri Surabaya, vol. 13, no. 2, pp.170-178, 2024. doi: 10.20473/jps. v13i2.49703

